Toni Purwanto, pendamping Kelompok Swadaya Masyarakat di Deles(Foto: Istimewa)

Toni Purwanto, Sosok Tangguh Pendamping Pemberdayaan Warga Deles

Trubus.id -- Suasana Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang Jawa Tengah ini tampak tenang. Desa di lereng gunung perahu ini mayoritas ditutup oleh hijaunya perkebunn teh. Dengan suhu udara yang dingin memang sangat cocok untuk budidaya sayuran.

Namun di desa tersebut menyimpan potensi wisata yang layak dikembangkan. Toni Purwanto, seorang tokoh muda melakukan kolaborasi dengan Bina Swadaya ingin mewujudkan tempat wisata yang layak dikunjungi wisatawan asing maupun lokal.

Toni melakukan pendampingan kepada warga untuk mewujudkan “Desa Maju Desa Mandiri”. Awalnya ide untuk mengembangkan tempat wisata itu ditolak oleh beberapa warga. Namun berkat kegigihan Toni dalam melakukan komunikasi dan pendekatan ke warga desa, akhirnya sekarang mereka justru mendukung.

Tantangan lain yang tak kalah rumitnya adalah efek perpolitikan Indonesia yang berkubu pada dua kubu: yang pro dan kontra presiden terpilih. Memang tidak sampai mengganggu namun karena ada keriuhan ini sempat beberapa agend tertunda.

Sejak itu terciptalah wana wisata yang diberi nama Damar Asri. Di tempat ini para wisatawan bisa menikmati indahnya keelokan hutan dan udara segar yang belum tercemar polusi. Di Damar Asri juga menyediakan spot-spot menarik untuk berfoto.

Selama melakukan pendampingan ada banyak pengalaman menarik yang dialami Toni. Ia harus bersiap melakukan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam nonstop. Sebagai pendamping Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Toni harus mampu melakukan edukasi yang berupa pelatihan-pelatihan , mendampingi masyarakat menggali potensi desa, memfasilitasi rapat anggota KSM, memfasilitasi rapat pengurus KSM dan BUMDesa, memfasilitasi pelatihan administrasi pengurus KSM dan BUMDesa

Dengan adanya program pemberdayaan yang dilakukan Bina Swadaya dengan warga ini memberikan efek yang sangat positif kepada masyarakat. Menurut Toni beberapa warga yang ada di perantauan kini mereka pulang kampung.

"Tampaknya akan menjadi tren, anak-anak muda yang selama ini merantau ke kota-kota besar kini mereka kembali pulang kampung. Istilahnya mereka berdesa.  Program pemberdayaan dewa mandiri melalui pendampingan mampu menyerap tenaga kerja dan menjadikan perekonomian lebih baik.

[KW] 
 



Bagaimana reaksi kamu tentang artikel ini ?

Senang

86%

Bahagia

5%

Terinspirasi

0%

Bangga

0%

Sedih

5%

Kaget

5%

Takut

0%

Marah

0%

LEAVE A COMMENT