Bawang merah organik lebih menyahatkan karena bebas pestisida(Foto: Dok. Trubus)

Prospek Budidaya Bawang Merah Organik Bagus, Minat?

Trubus.id -- Saat ini masyarakat sudah semakin sadar akan kesehatan. Terlebih tingginya permintaan sayuran organik membuat pembudidaya mencari cara untuk memenuhinya. Salah satunya, tanaman bawang merah organik. 

Untuk membudidayakan bawang merah organik yang sesuai dengan permintaan konsumen, tanah dicangkul terlebih dahulu agar strukturnya gembur. Pada tanah kering, bedengan dibuat dengan ketinggian 20—30 cm.

Pada tanah sawah, bedengan dibuat dengan tinggi 50—60 cm, lebar 90—120 cm, dan panjang 10—15 m. Jarak antarbedengan sekitar 40 cm. Pada lahan miring, bedengan dibuat tegak lurus dengan kemiringan lahan. Tujuannya untuk mengurangi erosi.

Sebaiknya, penanaman bawang merah organik dilakukan pada akhir musim hujan. Untuk memudahkan penanaman, tanah disiram terlebih dahulu. Jarak tanam yang digunakan yaitu 15—20 cm. Bibit bawang merah yang akan ditanam sebaiknya disimpan minimal 6 minggu setelah panen. Bibit yang digunakan harus sehat, bebas hama dan penyakit. 

Sebelum ditanam, ujung umbi dipotong sekitar 1/5 panjang umbi untuk mempercepat pertumbuhan. Tanam umbi di lubang tanam. Tanah di bagian kiri dan kanan umbi ditekan supaya umbi dapat berdiri kokoh. [WO/KW]


 



Bagaimana reaksi kamu tentang artikel ini ?

Senang

11%

Bahagia

22%

Terinspirasi

11%

Bangga

11%

Sedih

11%

Kaget

11%

Takut

11%

Marah

11%

LEAVE A COMMENT