Penyandang Disabilitas Tuntut Dinas Sosial Gunungkidul Bentuk Program Pemberdayaan

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
29 Mar 2018   12:00

Komentar
Penyandang Disabilitas Tuntut Dinas Sosial Gunungkidul Bentuk Program Pemberdayaan

Ilustrasi (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Penyandang disabilitas di Gunungkidul melakukan pertemuan dengan Dinas Sosial setempat, beberapa waktu lalu. Dalam audiensi ini, mereka menuntut adanya pemberdayaan bagi kaum penyandang disabilitas.

Ketua Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia (KAPCI) Gunungkidul Untung Subagyo, menuturkan bahwa kaum disabilitas di Gunungkidul selama 10 tahun terakhir belum merasakan program pemberdayaan dari pemerintah atau dinas terkait.

"Teman-teman disabilitas yang ikut audiensi ini belum merasakan pemberdayaan disabilitas, karena 10 tahun terakhir ini belum ada pemberdayaan, kemudian mereka melihat Forum Komunikasi Disabilitas Gunungkidul (FKDG) organisasi yang mengampu disabilitas di Gunungkidul tidak berjalan sesuai yang mereka inginkan" jelasnya seperti yang dilansir Tribun Jogja.

Baca Lainnya : HKTI Mulai Terapkan Dampingan Teknologi Pertanian di Indonesia

Menurutnya, para penyandang disabilitas yang ikut dalam audiensi tersebut adalah mereka yang selama ini tidak pernah mendapat bantuan apapun, padahal Gunungkidul disebutnya termasuk dalam kabupaten inklusif.

"Karena selama ini memang tidak ada bantuan apapun, 13 kelompok di bawah naungan FKDG tidak bisa mendapatkan dana bantuan dari APBD karena belum ada SK dari bupati, padahal orang-orang normal mudah mendapatkan APBD lewat kelompok-kelompok yang ada," katanya.

Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Irianti, tidak memungkiri bahwa memang perlu adanya evaluasi mengenai berjalannya FKDG selama ini.

Baca Lainnya : Muslahuddin Daud, Sukses Jadi Petani Setelah Resign dari Bank Dunia

"Kami akan mengundang pengurus FKDG untuk klarifikasi serta menyampaikan apa yang seharusnya menjadi program mereka, setelah mendapat jawaban dari FKDG kami akan mengundang semua organisasi di bawah naungan FKDG," jelasnya.

Siwi juga mengungkapkan, untuk pemberdayaan penyandang disabilitas sudah ada tiap tahunnya.
Hanya saja, program tersebut terkendala dengan dana yang terbatas yang menyulitkan untuk dapat mengakomodir semua kegiatannya. 

"Februari kemarin sudah berjalan, yaitu pelatihan servis kursi roda,"ujarnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: