Mendes PDTT: Presiden Jokowi Mempunyai Komitmen Kuat Bangun Indonesia Dari Pinggir

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
08 Juni 2018   06:00

Komentar
Mendes PDTT: Presiden Jokowi Mempunyai Komitmen Kuat Bangun Indonesia Dari Pinggir

Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo saat acara buka puasa bersama dengan para wartawan (Foto : Foto: Dok Kemendes PDTT)

Trubus.id -- Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo melakukan acara buka puasa bersama para wartawan di Balai Sarwono, Jeruk Purut, Kamis (7/6). Pada kesempatan tersebut, Eko menyampaikan bahwa Pemerintahan Presiden Jokowi mempunyai komitmen kuat membangun Indonesia dari pinggir. 

“Pak Jokowi sadar benar, beliau bertekad untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dari desa dalam rangka negara kesatuan. Selama dipimpin Jokowi desa-desa makin maju,” ujar Eko yang saat itu hadir menggunakan sepeda motor.

Baca Lainnya: Momen Mudik Lebaran Dinilai Bisa Tingkatkan Perekonomian Desa

Menurutnya, Presiden Jokowi adalah Presiden pertama yang alokasikan anggaran lebih dari separuh ke daerah-daerah dan desa yang tahun depan dianggarkan akan bertambah lagi.

Hal tersebut dibuktikan dengan program dana desa yang telah berjalan 3 tahun belakangan ini mampu memberikan perubahan nyata di kawasan perdesaan. 

“Tiga tahun ini desa telah mampu membuat yang belum terjadi dalam sejarah RepubIik Indonesia. Kita lihat desa mampu bangun 132.000km jalan desa, MCK juga lebih 112 ribu unit,” ujar Menteri Eko dihadapan para wartawan. 

Baca Lainnya: Keberhasilan Dana Desa, Mendapat Apresiasi Berbagai Pihak

Seperti diketahui bersama, setiap tahun pemerintah pusat telah menganggarkan dana desa yang cukup besar untuk diberikan kepada desa. Pada tahun 2015, dana desa dianggarkan sebesar Rp20,7 triliun, dengan rata-rata setiap desa mendapatkan alokasi sebesar Rp280 juta. Pada tahun 2016, dana desa meningkat menjadi Rp46,98 triliun dengan rata-rata setiap desa sebesar Rp628 juta dan di tahun 2017 dan 2018  kembali meningkat menjadi Rp 60 Triliun dengan rata-rata setiap desa sebesar Rp800 juta.

Dengan program dana desa, Eko berharap Indonesia akan terbebas dari jerat kemiskinan dan kesenjangan yang bertujuan menjadi negara maju dengan kekuatan ekonomi nomor 4 di dunia. Indonesia sendiri saat ini menurutnya tengah berada di landasan pacu menjadi negara maju.

Baca Lainnya: Menteri Desa PDTT Dukung Program Prukades di Kabupaten Demak

“Tapi semua itu tidak akan pernah terjadi kalau kemiskinan di Indonesia tidak bisa kurangi. Kalau kesenjangan di Indonesia tidak bisa kita kurangi, karena kesenjangan dan kemiskinan yang dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu akan menimbulkan gejolak sosial, politik. Sehingga gejolak politik akan menghambat pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Untuk itu Eko juga mengapresiasi peran para wartawan yang telah memberitakan program dana desa di daerah. 

Baca Lainnya: Dirjen PPMD Kemendes Apresiasi Obyek Wisata Cibulan Mampu Menggerakkan Ekonomi Desa

“Dua tahun kebelakangan ini media beritanya gencar, baik maupun buruknya tapi berita itu fakta yang wajib diberitakan dan itu membuat masayarkat menjadi aware, karena masyarakat sebagian besar sudah ikut berpartisipasi dalam membangun desa dan kita lihat achievement dari pembangunan desa karena rekan – rekan media ini luar biasa,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Eko juga mengajak wartawan bekerjasama membantu desa-desa di Indonesia. [NN]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: