Kemenperin Gelar IFCC Dongkrak Pertumbuhan IKM Alas Kaki Nasional

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
23 April 2018   20:30

Komentar
Kemenperin Gelar IFCC Dongkrak Pertumbuhan IKM Alas Kaki Nasional

Ilustrasi (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI), unit di bawah Ditjen Industri Keci Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian menggelar lomba desain alas kaki bertajuk International Footwear Creative Competition (IFCC), dalam rangka penumbuhan dan peningkatan daya saing IKM alas kaki nasional.

"Sejak 2017, lewat IFCC, kami ingin memperkuat branding BPIPI sebagai salah satu acuan untuk pelaksanaan event kreatif di Indonesia dengan meluncurkan paket 3in1 creative footwear competition, yaitu Design, Photography, dan Videography," ujar Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (23/4).

Menurutnya, seiring jumlah populasi Indonesia pada tahun 2025 yang akan didominasi oleh usia 20-39 tahun sebanyak 30 persen, maka sasaran dari lomba ini adalah generasi milenial karena akan menjadi peluang dan potensi bisnis jangka Panjang.

Baca Lainnya: PIBI Ikopin Beri Pendampingan Cara Ekspor Produk UKM

Selain itu, desain, fotografi dan videografi dinilai bisa memberikan inspirasi baru bagi generasi muda untuk lebih mendalami bisnis IKM alas kaki. 

"Tentu segmen ini mempunyai karakteristik unik sehingga dibutuhkan pendekatan yang kreatif untuk menciptakan ketertarikan profil segmen pada industri alas kaki ini, antara lain kecenderungan pada anti arus utama, semangat, respon cepat, peluang menciptakan pasar baru, urban, komunitas berbasis hobi, serta berbasis media online dan 'customized'," jelasnya.

IFCC tahun 2018 dibuka untuk umum dengan target 300-400 peserta dari berbagai komunitas, pelajar, dan perguruan tinggi. 

Baca Lainnya: Pemerintah Sleman Terus Upayakan Pendampingan Petani Kopi Merapi

Gati merasa optimistis, kedepannya konsumsi alas kaki akan semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan tingkat daya beli. Tidak hanya pasar lokal yang berpotensi besar, peluang pasar ekspor untuk produk alas kaki juga sangat menjanjikan.

Berdasarkan data Kemenperin, dalam periode lima tahun (2012-2016) terjadi peningkatan signifikan terhadap konsumsi per kapita masyarakat Indonesia terhadap alas kaki yang semula hanya 1,8 pasang menjadi 3,3 pasang per tahun. Artinya rata-rata kebutuhan sepatu orang indonesia lebih dari tiga pasang per tahun.

Baca Lainnya: Kemenkop UKM Targetkan Pelaku Usaha Tumbuh 5 Persen Tahun Depan

Bahkan, kinerja industri alas kaki nasional mampu tumbuh positif. Pada tahun 2017, kontribusi PDB industri alas kaki sebesar Rp 26,5 triliun, dengan pertumbuhan mencapai 2,4 persen. Sementara, nilai ekspor industri alas kaki juga tumbuh sebesar 4,9 miliar dolar AS pada 2017. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: