Dana Desa Bangun Kawasan Agropoplitan Belimbing Melalui Skema Padat Karya Tunai

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
13 Mar 2018   19:30

Komentar
Dana Desa Bangun Kawasan Agropoplitan Belimbing Melalui Skema Padat Karya Tunai

Ilustrasi dana desa (Foto : Graphic: Trubus.id/Qisthy Muliawan)

Trubus.id -- Pemanfaatan dana desa terus dimaksimalkan dengan skema padat karya tunai untuk di wilayah pedesaan. Salah satunya adalah desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, yang memanfaatkan dana desa untuk membangun infrastruktur pendukung Kawasan Agropolitan Belimbing.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Taufik Madjid mengungkapkan, berdasarkan hasil musyawarah, masyarakat Desa Tasikmadu mengalokasikan dana desa sebesar Rp 172 juta untuk membangun paving blok tempat parkir taman wisata belimbing dengan total luas 852 meter persegi.

Baca Lainnya : Bupati Malang: Saatnya BUMDesa Buka Jalan Ciptakan Pasar Sendiri di Desa

"Anggaran sebesar Rp 53 juta dari total pembiayaan digunakan untuk membayar upah pekerja. Sebanyak 25-30 pekerja dari warga miskin dan pengangguran terlibat dalam pembangunan tersebut," jelas Taufik.

Pembangunan ditargetkan selama selama 30 hari pengerjaan, upah yang diterima para pekerja yakni Rp 75 hingga Rp 80 ribu per hari. Selain paving blok, Desa Tasikmadu juga memaksimalkan penggunaan dana desa untuk pembangunan drainase.

Menurut Taufik, pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk memperlancar drainase di Kawasan wisata. Dengan panjang 190 meter, pembangunan ini menghabiskan biaya sebesar Rp 77 juta. Sebanyak Rp 35 juta dialokasikan untuk upah pekerja dengan jumlah pekerja yang terlibat sebanyak 20 orang. Upah yang didapatkan untuk tukang yakni Rp 80 ribu dan Rp 75 ribu untuk pekerja.

Baca Lainnya : Wujudkan Ketahanan Nasional, TNI Gelar TMMD

Penggunaan dana desa akan ditinjau langsung oleh Pemerintah, oleh sebab itu dirinya meminta para pendamping desa untuk berkontribusi aktif dalam proses perencanaan padat karya tunai.

"Untuk evaluasi program, kami tiap saat akan dan telah melakukan tinjauan lapangan. Kami juga meminta pendamping desa bersama kepala desa menjaga secara konsisten padat karya tunai ini. Harapannya desa-desa lain mengikuti pola yang sama," katanya. 

Sementara itu, Kepala Desa Tasikmadu, Puji Prajoko mengungkapkan, dana desa memberikan manfaat langsung sebagai penunjang ekonomi di desanya.  Pasalnya, desa Tasikmadu saat ini sedang mengembangkan Kawasan Agropolitan Belimbing yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke desanya.

Dengan infrastruktur yang semkin baik, maka akan memberikan kenyamanan kepada pengunjung wisatawan. Hal tersebut dapat menarik wisatawan untuk berkunjung dan mendongkrak perekonomiasn di desa. 

Baca Lainnya : Tekan Masalah Sosial, Mensos Harap Pengusaha Terlibat

"Dengan sarana prasarana yang memadai maka ada kenyamanan pengunjung di area wisata. Sebelumnya jalan bebatuan, kini area parkir jadi nyaman. Terlebih ini juga dikelola oleh BUMDes," kata Puji. 

Kawasan Agropolitan Belimbing Desa Tasikmadu sendiri mulai dikembangkan menjadi Kawasan agrowisata sejak tahun 2017. Setiap satu hektar pada lahan seluas 25 hektar tersebut, ditanami 300 tanaman. Pengelolaan dilakukan oleh kelompok tani yang berjumlah 32 orang. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: