Bambang Ismawan: Tolak 3 kali Ajakan Jadi Caleg Demi Menjadi Sosok Sahabat Bagi Masyarakat

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
08 Mar 2018   20:15

Komentar
Bambang Ismawan: Tolak 3 kali Ajakan Jadi Caleg Demi Menjadi Sosok Sahabat Bagi Masyarakat

Bambang Ismawan, founder Bina Swadaya (Foto : Foto: Bina Swadaya)

Trubus.id -- Sosok inspiratif Bambang Ismawan sebagai pendiri Bina Swadaya sudah kita kenal bersama sebagai pribadi yang peduli dengan wong cilik. Menginjak usia ke-80 tahun pada tanggal 7 Maret 2018 kemarin, Bambang Ismawan berbagi cerita kepada Trubus.id bahwa dirinya menolak tiga kali tawaran menjadi caleg oleh Soepardjo Rustam Mantan Menteri Dalam Negeri kala itu hanya untuk sekedar menjadi sahabat bagi masyarakat. 

“Ketika Bapak Soepardjo Rustam menteri dalam negeri waktu itu ketika meminta saya untuk menjadi caleg, dan ini permintaan ketiga bagi saya. Yang pertama terjadi pada tahun 1967, kedua 1977, ketiga pada tahun 1987. Jadi tiap 10 tahun”, ujarnya. 

Bambang Ismawan mengungkapkan kala itu ada banyak yang ingin menjadi anggota caleg. Zaman dulu relatif lebih gampang, tetapi yang mau bekerja layaknya Bisma (panggilan akrabnya) kerjakan menurutnya tidak banyak, bahkan hampir tidak ada dalam arti sebagai panggilan hidupnya. 

Baca Lainnya : Bambang Ismawan, Raih Global Business & Interfaith Awards 2018 di Korea

Menurutnya, yang menjadi kunci selama 55 tahun sejak mahasiswa bertahan di pengabdian kepada masyarakat adalah kenikmatan. “Itu pekerjaan berat sekali, masa depan enggak jelas, incomenya juga enggak menarik. Bagi saya, ternyata saya ini melakukan panggilan hidup yang itu pas untuk saya”, jelasnya.

Bambang Ismawan juga menceritakan, ada beberapa faktor yang membuat dirinya kenapa mampu bertahan lama pada pilihan hidupnya mengabdi untuk masyarakat. Pertama adalah bakat, passion, value (nilai-nilai), dan terakhir adalah ingin dikenang sebagai apa (legacy). “Saya tuh hanya ingin dikenang sebagai sahabat (masayarakat). Sahabat yang baik.” katanya.

Baca Lainnya : Bambang Ismawan: Semua Petani di NKRI Kami Berdayakan

Hampir tiap pagi, kegiatan Bisma dilakukan dengan mendengarkan motivator Arvan Pradiansyah melalui siaran radio. Sesuai apa yang dikatakan oleh Arvan, Bambang Ismawan sependapat dengan ungkapan Manusia itu hidup untuk bekerja. 

“Hidup untuk bekerja! Kalau anda sudah punya segala-segalanya dari orang tua ngapain bekerja, wong sudah hidup kok. Tapi kalau hidup untuk bekerja dan berhasil itu adalah awal dari suatu hasil yang lebih besar berikutnya sampai kapanpun,” katanya. 

Berkat ketekunan dalam menjalani panggilan hidupnya. Bambang Ismawan baru-baru ini mendapat kado terindah dengan dianugerahi penghargaan dari Korea, Global Business and Interfaith Peace 2018. Bambang Ismawan dinilai mampu dan berperan dalam  mengimplementasi Pancasila sebagai landasan keberagaman melalui pemberdayaan. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: