3 Tahun Penyaluran Dana Desa, Ini Hasilnya

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
19 April 2018   21:00

Komentar
3 Tahun Penyaluran Dana Desa, Ini Hasilnya

Ilustrasi (Foto : Graphic: Trubus.id/Qisthy Muliawan)

Trubus.id -- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro menyatakan, sebenarnya sejak dana desa diberikan, keuangan negara pada tahun 2015 masih ketat. Karena itu, beberapa desa belum siap menerima alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur.

"Jujur saat itu desa tidak siap, karena banyak Kepala Desa tamatan SD dan SMP, kemudian ada juga tidak sekolah tapi karena ketokohan bisa jadi Kepala Desa," ujarnya, di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Kamis (19/4).

Namun, setiap desa memang ditekankan harus siap, karena ada 74.954 desa yang tidak mungkin pembangunan desa ditentukan secara sentral hanya dari pusat saja. Dalam artian, setiap desa harus bisa membangun dan mengembangkan desa sesuai dengan kebutuhannya sendiri.

Baca Lainnya: Malaysia Tertarik Tiru Program Dana Desa RI

"Jadi mulai 2015 diberikan dana desa Rp20,6 triliun dan terserap 82%. Komitmen pertama 82%, terus dinaikkan Rp46,9 triliun (dana desa 2016) ternyata Presiden pesan kalau masyarakat harus dibimbing, diawasi bisa belajar," ujarnya.

"Di 2016 penyerapan naik 92%. Di 2017 dinaikkan lagi menjadi Rp60 triliun dan penyerapaan hampir 98,4%," katanya.

Kini, setelah tiga tahun dana desa disalurkan hasilnya sangat membanggakan. Setiap desa sudah mampu menggerakkan masyarakat membangun sesuatu yang belum pernah desanya lakukan dalam sejarah Indonesia.

"Desa mampu bangun 123.000 km jalan desa. Itu juga dapat Rekor Muri dengan capaian infrastruktur desa. Jembatan kecil tapi diperlukan di desa, sarana irigasi juga, sarana olah raga desa," ujarnya.

Baca Lainnya: Masyarakat Riau Antusias Ikut Kampanye SDGs

Eko menyatakan, dari alokasi dana desa ada dua tipe pembangunan infrastruktur yang terbangun. Pertama, infrastruktur yang dampaknya pada perekonomian desa dan kedua, infrastruktur yang dampaknya diperlukan masyarakat desa, misalnya pembangunan 65.180 penahan tanah longsor.

"Berapa nyawa berhasil diselamatkan dari pembangunan penahan longsor ini. Kemudian 38.000 drainase, yang saya hampir berhentikan programnya. Tapi Menkes sampaikan jangan dihentikan karena di musim hujan, di Indonesia drainase bisa jadi penghilang demam berdarah," jelasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: