Toko Trubus Beri Dampingan Agribisnis Kepada 600 Polisi

TrubusNews
Thomas Aquinus
18 April 2018   14:30 WIB

Komentar
Toko Trubus Beri Dampingan Agribisnis Kepada 600 Polisi

(Foto : Foto : Dok Toko Trubus)

Trubus.id -- Sebagai vendor dalam program pembekalan dan pelatihan bagi calon purnatugas Polri, Bank BTPN memercayakan toko Trubus sebagai narasumber pelatihan bidang agribisnis. Kerjasama toko Trubus dengan BTPN sendiri terhitung sudah menginjakan tahun ketiga. 

Martketting toko Trubus Asmoro mengungkapkan, program pendampingan pada tahun pertama masih berupa pelatihan-pelatihan bersifat mandiri. Memasuki tahun kedua, kegiatan pendampingan dijadwalkan dalam satu tahun terbagi menjadi dua sesi. 

“Sesi pertama dimulai dengan presentasi atau pemaparan materi mengenai agribisnis di Polda Metro Jaya. Sesi kedua berupa company visit ke toko Trubus dan Agroedutainment Center,” kata  marketting communication toko Trubus, Paulus Sigit yang memberikan pendampingan secara langsung.

Foto: Dok Toko Trubus

Adapun materi pelatihan menekankan mengenai prospek wirausaha agribisnis. Selain agribisnis, Sigit juga memberikan pelatihan seputar pertanian seperti urban farming, tanaman buah dalam pot (tabulampot), hidroponik, pengenalan tanaman obat keluarga (toga), dan beberapa lainnya. 

Baca Lainnya: Toko Trubus Beri Dampingan Kewirusahaan Agribisnis Kepada Anak Muda di Belitung

Waktu pelatihan yang disediakan dalam satu semester yakni dua hari dengan total diikuti pra-pensiun sebanyak 600 orang. Para peserta merupakan pegawai negeri Polri yang akan purnatugas dalam waktu kurang lebih 3-5 tahun setelah pembekalan. 

Peserta dari kepolisian yang mengikuti program ini datang dari seluruh Indonesia, dan diwajibkan datang ke Jakarta untuk mengikuti pembekalan ini.

Foto: Dok Toko Trubus

Salah satu peserta Kombespol Siswarli menyatakan bahwa program ini tepat untuk pra-pensiun Polri. Setelah kurang lebih 30 tahun bekerja dengan kebijakan-kebijakan yang statik, melalui pelatihan ini diajarkan memasuki dunia yang mudah bereksperimen yakni berani mencoba sesuatu yang baru. 

“Program ini tepat dilakukan 3-5 tahun sebelum pensiun karena dapat membuka wawasan atau gambaran mengenai dunia pasca pensiun nanti,” ujarnya. 

Beliau juga berharap toko Trubus terus mendampingi hingga hal-hal teknis atau dapat dikatakkan kerjasama secara berkelanjutan. [NN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: