Selama Pandemi, Kemenparekraf Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk Lewat Platform Digital

TrubusNews
Syahroni
18 Juli 2020   13:00 WIB

Komentar
Selama Pandemi, Kemenparekraf Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk Lewat Platform Digital

ilustrasi. (Foto : Doc/ Kemenparekraf)

Trubus.id -- Sejak pandemi Covid-19, pembatasan sosial diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus berbahaya ini. Dampaknya, pasar banyak yang sepi. Interaksi jual beli secara fisik mulai terbatas.

Untuk membantu para pelaku UMKM yang terdampak pandemi, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong mereka untuk memasarkan produknya secara online melalui platform e-commerce.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo mengatakan, digitalisasi UMKM ini dilakukan melalui program #BeliKReatifLokal yang telah diluncurkan sejak Juni 2020. 

“Telah terkurasi 500 pelaku ekonomi kreatif untuk kami fasilitasi (pendaftaran) HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), kami fasilitasi untuk masuk ke online, dan kami juga memberikan pendampingan-pendampingan promosi,” kata Angela dalam siaran persnya, Jumat (17/7).

Angela menjelaskan, program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 untuk memasarkan produknya di platform digital. Mengingat terbatasnya interaksi jual beli secara fisik di tengah pandemi.

“Dengan terjadinya pandemi ini, para pengusaha UMKM tidak bisa beraktivitas dan dalam hal ini mereka harus beradaptasi dengan teknologi agar bisa terus beraktivitas. UMKM Indonesia harus bisa berinovasi dan kita bangga terhadap produk lokal dan saya yakin produk lokal bisa merajai pasar,” ungkap Angela.

Angela menuturkan, bahwa program ini menyasar tiga subsektor UMKM, yaitu kriya, fashion, dan kuliner, terutama yang berada di Jabodetabek.

“Kami memilih di zona merah khususnya Jabodetabek. Karena kami melihat itu sangat terhambat produktivitas secara fisik jadi itu yang kami fasilitasi terlebih dahulu,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Bidang Kebijakan Digital dan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi. Ia mengatakan, pemasaran produk UMKM lewat platform digital memungkinkan pengusaha dapat memperluas distribusi produknya tanpa harus melakukan kontak fisik.

"Di masa pandemi COVID-19 ini, sebenarnya bisa menghadirkan peluang distribusi baru bagi para pengusaha UMKM. Yaitu melalui metode distribusi produk secara digital," ujar Dedy.

Menanggapi hal tersebut, CEO Blibli.com, Kusumo Martanto, menyatakan komitmennya untuk membantu memasarkan dan mempromosikan produk UMKM melalui beberapa hal. 

"Kami di Blibli mempermudah pendaftaran di platform kami. Selain itu kami juga membantu digital marketing dan pengiriman produk UMKM," tutur Kusumo. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Industri Batik dan Kerajinan Perlu Dipoles Teknologi Modern

Pendampingan   12 Okt 2020 - 10:24 WIB
Bagikan:          

Berdayakan Ekonomi Warga Melalui Bank Sampah

Pendampingan   11 Sep 2020 - 14:09 WIB
Bagikan:          
Bagikan: