Syarat Pengembangan Desa Pesisir Menjadi "Dewi Bahari"

TrubusNews
Binsar Marulitua
18 Mei 2020   16:00 WIB

Komentar
Syarat Pengembangan Desa Pesisir Menjadi "Dewi Bahari"

Ilustrasi desa pesisir (Foto : Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Pengembangan wisata bahari berbasis desa dapat memberikan nilai tambah ekonomi melalui jasa-jasa lingkungan ekosistem atau budaya pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam pengelolaan wisata bahari, masyarakat didorong untuk berperan aktif sebagai pelaku usaha dengan memanfaatkan jasa ekosistem kelautan dan perikanan.

Direktur Jasa Kelautan (Jaskel), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Miftahul mengatakan, beberapa kriteria sebuah desa pesisir yang dapat dikembangkan sebagai lokasi Dewi Bahari, yaitu desa pesisir memiliki potensi daya tarik wisata (alam, buatan, budaya) dan potensi kunjungan wisata, mendapat dukungan dari pemerintah daerah, ketersediaan fasilitas dasar, dan adanya komitmen dari kelompok masyarakat.

"Agar dapat ditetapkan sebagai lokasi Dewi Bahari, desa dapat mengusulkan ke KKP melalui Kepala Desa atau Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Penetapan lokasi Dewi Bahari juga dapat dilakukan melalui penunjukan suatu desa yang pernah mendapat bantuan pemerintah. Pada tahun 2016 hingga 2019, KKP melalui Direktorat Jaskel telah memberikan bantuan sarana prasaran wisata bahari di 46 kawasan," jelas Huda dalam Webinar “Sharing Pengelolaan Wisata Bahari Berbasis Desa”, Jumat (15/5/2020)

Huda menerangkan tahapan pengembangan Dewi Bahari terdiri dari perencanaan berbasis komunitas, pembinaan, pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi/kemitraan, dan monitoring evaluasi. 

"Dengan adanya intervensi Dewi Bahari pada desa pesisir, kami berharap ada peningkatan nilai tambah ekonomi dari pemanfaatan jasa lingkungan oleh masyarakat desanya,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) KKP, Aryo Hanggono menegaskan  selain meningkatkan nilai tambah ekonomi pemanfaatan jasa lingkungan oleh masyarakat, Dewi Bahari juga bertujuan untuk memperbaiki ekosistem dan lingkungan. 

"Selain itu juga untuk perbaikan perilaku masyarakat pesisir dalam pengelolaan lingkungan dan pelestarian budaya pesisir," pungkasnya.


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Industri Batik dan Kerajinan Perlu Dipoles Teknologi Modern

Pendampingan   12 Okt 2020 - 10:24 WIB
Bagikan:          

Berdayakan Ekonomi Warga Melalui Bank Sampah

Pendampingan   11 Sep 2020 - 14:09 WIB
Bagikan:          
Bagikan: