Mentan SYL: Driver Gojek, Jadilah Pahlawan Pangan untuk Melawan Covid 19

TrubusNews
Syahroni
03 April 2020   18:00 WIB

Komentar
Mentan SYL: Driver Gojek, Jadilah Pahlawan Pangan untuk Melawan Covid 19

Menteri Pertanian, Sahrul Yasin Limpo memberi bantuan pada pengemudi Gojek saat menghadiri kerjasama Kementan-Gojek di Ruang Agriculture War Room, Jumat (3/4). (Foto : Doc/ Kementan)

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta driver Gojek menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran Covid 19 di Indonesia. Menurutnya, peranan Gojek sangat penting, terutama dalam mengantar dan menjemput kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasar mitra tani Kementerian Pertanian yang ada di seluruh Indonesia.

"Saya berharap rakyat tidak perlu berdesak-desakan lagi untuk mendapat kebutuhan pokok, karena ada Gojek yang siap mengambilnya ke pasar mitra tani kementan. Kerjasama ini harus dibangun untuk menghadapi situasi apapun. Inilah gunanya kita. Sebab negara ini sudah memberi kita banyak. Saatnya kita berbuat untuk bangsa," ujar Syahrul saat menghadiri kerjasama Kementan-Gojek di Ruang Agriculture War Room, Jumat (3/4).

Syahrul mengatakan, Gojek harus mampu menjawab kebingungan rakyat Indonesia di tengah derasnya serangan wabah Corona. Gojek diharapkan menjadi mitra negara dengan memicu perubahan besar melalui bidang jasa.

"Paling tidak ojek online bisa menjadi bagian dalam mempersiapkan sebelas kebutuhan bahan pokok. Yang paling penting ada beras, ada telur ada minyak dan ada gula. Kalau begitu, besok rakyat tidak perlu keluar rumah lagi karena tinggal telpon gojek Barangnya sudah ada di rumah," katanya.

Lebih dari itu, Syahrul menyebut peranan Gojek sama pentingnya dengan peranan para tenaga medis dan perangkat kerja lain yang saat ini berjuang di rumah sakit melawan Covid 19.

"Doktor dan para tenaga medis di lapangan serta di rumah sakit menjadi pahlawan. Tapi Gojek juga adalah pahlawan bagi 267 juta rakyat Indonesia," katanya.

Meski demikian, Syahrul meminta driver Gojek tetap menjaga kebugaran tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Lebih dari itu, mereka juga harus tetap mematuhi peraturan dan SOP yang menjadi kebijakan pemerintah pusat.

"Saya berharap minta Gojek meminum jamu yang bagus, kemudian membiasakan berjemur dan makan makanan yang sehat seperti sayur dan buah. Kita harus membuktikan bahwa kita tetap bisa bekerja untuk bangsa ini walaupun tanpa tatap muka, bekerja walau kita tanpa bersalaman. Maka itu kita tidak boleh mundur, justru kita harus mandiri dan modern," katanya.

Syahrul menambahkan, masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan kekurangan bahan pokok nasional selama menghadapi Covid 19, bulan suci rhamadan hingga hari raya lebaran 2020 mendatang.

"Hitungan neraca perdagangan kita cukup. Bahwa sebelas kebutuhan pokok kita seperti daging, beras, cabai jagung dan minyak cukup. Hanya ada 3 yang selalu bersoal yaitu daging, gula dan bawang putih. Tapi tiga tiganya hari ini sudah datang di pelabuhan Tanjung Priok. Jadi kondisi ke depan akan stabil," tutupnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Peran Perempuan dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Pendampingan   30 Juli 2020 - 16:14 WIB
Bagikan: