SDM Unggul Indonesia Kedepan Kuncinya Ada di Desa

TrubusNews
Thomas Aquinus
21 Feb 2020   12:00 WIB

Komentar
SDM Unggul Indonesia Kedepan Kuncinya Ada di Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. (Foto : Kemendes PDTT)

Trubus.id -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, SDM unggul Indonesia ke depan kuncinya ada di desa. Menurutnya, desa adalah Indonesia dan Indonesia adalah desa.

"Desa itu posisi strategis tapi kadang kurang mendapat perhatian jadi acara ini jadi penting sebagai perhatian kepada desa," kata Gus Menteri sapaan akrabnya saat memberikan arahan di Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2020 yang digelar di The Holy Grand Marina, Kota Semarang, Selasa (18/2).

Untuk itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berinisiatif untuk menaikkan kapasitas para Kepala Desa (Kades), utamanya yang berprestasi.

Gus Menteri mengatakan, Kemendes PDTT mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) agar Kades diberikan ruang untuk bisa mendaftar di Perguruan Tinggi sesuai dengan kearifan desanya.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Bersama PERTIDES Rumuskan Konsep Kampus Merdeka untuk Desa

"Hingga nanti diharapkan akhir periode enam tahun bisa meraih gelar sarjana. Dan periode selanjutnya semakin bisa bangun desa dan mensejahterakan warganya," kata Gus Menteri.

Menurutnya, program ini memang masih dibicarakan di tingkatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) soal formulasi yang pas untuk usulan Sebelumnya,  Kemendes PDTT juga mempunyai program Kampus Merdeka dimana nantinya mahasiswa akan mengabdi lebih lama dari KKN. 

Usulan kedua, soal skripsi mahasiswa digantikan dengan program pengabdian kepada desa dan melakukan pendampingan pembangunan di desa.

Kemendes PDTT juga mengajak Proyek Desa yang terdiri dari tiga bagian, yakin konsep operasional bangun SDM unggul, transformasi ekonomi pedesaan dan kebijakan Kampus Merdeka.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Dorong Digitalisasi Desa di Perbatasan

Gus Menteri kembali menekankan agar Dana Desa sebesar Rp72 Triliun itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun desa.

Dana Desa, kata Mantan Ketua DPRD Jawa Tengah itu, difokuskan untuk program Padat Karya Tunai Desa (PTKD), Penguatan SDM di desa dan penguatan ekonomi, tanpa melupakan infrastruktur.

"Penguatan SDM itu termasuk penanganan Stunting di dalamnya," tekan Gus Menteri.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut positif program peningkatan kapasitas Kades tersebut karena itu bakal berdampak langsung kepada masyarakat desa.

Turut hadir menemani Gus Menteri, Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi dan Pejabat Eselon I di lingkungan Kemendes PDTT.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Cegah Virus Corona, Kemendes PDTT Bentuk Desa Tanggap Covid-19

Pendampingan   26 Mar 2020 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: