Kemendes PDTT Bagikan 7.021 Sertifikat Kepada Warga Transmigran

TrubusNews
Thomas Aquinus
13 Des 2019   12:00 WIB

Komentar
Kemendes PDTT Bagikan 7.021 Sertifikat Kepada Warga Transmigran

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan sertifikat sebanyak 7.021 bidang bagi warga transmigrasi di Halaman Kantor Bupati Bulungan. (Foto : Kemendes PDTT)

Trubus.id -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan sertifikat sebanyak 7.021 bidang bagi warga transmigrasi di Halaman Kantor Bupati Bulungan pada Kamis (12/12).
 
Penyerahan sertifikat dalam rangka peringatan Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) yang ke-69 diberikan kepada warga transmigran oleh Dirjen PKTrans Kemendes PDTT M.Nurdin, Dirjen PKP2Trans Kemendes PDTT R.Hari Pramudiono dan Dirjen PDTu Kemendes PDTT Aisyah Gamawati.
 
Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PKTrans), M.Nurdin menyampaikan bahwa program transmigrasi hingga lima tahun terakhir telah mendukung percepatan terbitnya sertifikat tanah warga transmigran sebanyak 133.207 bidang.
 
"Dengan diterbitkannya sertifikat warga transmigran. Maka, para transmigran telah memiliki kepastian hak atas lahan serta dapat melakukan percepatan dalam pembangunan infrastruktur dari lahan yang dimilikinya," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/12).

Baca Lainnya : Bangun SDM dan Ekonomi Desa, Kemendes PDTT Gandeng Mitra Swasta dan Ormas
 
Kemendes PDTT berharap dengan terbitnya sertifikat tersebut warga tak lantas menjual lahannya, sebab sertipikat dapat meningkatkan kemitraan dan strategi investasi.
 
"Kami berharap setelah adanya sertifikat warga tak menjual lahannya, tetapi untuk menjadikan sebagai modal usaha dan kemajuan ekonomi," tegasnya.
 
Sementara itu, Bupati Kabupaten Bulungan, Sudjati mengaku program di tahun 2020 mendatang terkait ketransmigrasian, pemerintah daerah bakal menggabungkan desa-desa yang terpisah dengan sungai, diantaranya Satuan Pemukiman (SP) 7 hingga SP 8 serta SP 2 dan SP 5.
 
"Bantuan jembatan terprogram dan terkoneksi antar SP akan terwujud pada 2020. Sehingga diharapkan dengan terwujudnya koneksi pengembangan ekonomi di SP akan cepat terwujud dan tak ada yang pulang atau bahkan bertambah," katanya. 

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Usulkan 2 Kegiatan Pembangunan Desa Masuk Kedalam Program ASEAN Rural Benchmarking Study
 
Peringatan HBT merupakan wujud dari apresiasi dari program Transmigrasi yang pertama kalinya dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 1950. Saat itu, pemerintah berhasil memberangkatkan 25 Kepala Keluarga (KK) atau dengan total 98 jiwa dengan lokasi penempatan antaranya Lampung (23 KK) dan ke Lubuk Linggau (2 KK). Untuk mengenang Program pemindahan penduduk setelah masa kemerdekaan itu, maka setiap tanggal 12 Desember diperingati sebagai HBT.
 
Diperingatan HBT ke-69 pada tahun ini diangkat tema "Transmigrasi Kerja Nyata Membangun Bangsa". Peringatan HBT diawali dengan upacara penghormatan sekaligus ziarah tabur bunga ke Makam Pionir Pembangunan Transmigrasi di Desa Sukra, Indramayu, Jawa Barat, yang dipimpin Wakil Menteri Desa, PDTT, Budi Arie Setiadi pada Senin 9 Desember lalu.

Baca Lainnya : Pembangunan Berbasis Masyarakat, Kemendes PDTT Harus Lakukan Pembinaan dan Pengawasan Dana Desa

Untuk puncak acara HBT dilaksanakan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Dalam peringatan puncak acara di Bulungan digelar pentas seni dan budaya campur sari dari warga binaan transmigran. Selain itu, hadirnya bazar atau pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket dari Perum Bulog senilai Rp100 ribu dan CSR BNI Rp50 ribu untuk ditebus masyarakat Rp50. 
 
Terkait bantuan, Kemendes PDTT juga menyerahkan berupa penyerahan kunci kepada transmigran Tanjung Buka SP. 6B dan SP. 10 sejumlah 4 kunci, peningkatan jalan, pembuatan tanggul, rehab fasilitas umum, rehab jembatan, penghijauan (disiapkan mock up), bantuan sarana rumah ibadah sebanyak 6 paket, peralatan sekolah untuk 100 orang, Bantuan RMU 1 unit, Bantuan CSR Bank mandiri, dari PT. Nunukan Bara Sukses dan PT. Citra Sawit Lestari. Tersedia juga pameran dari Balai Pelatihan Masyarakat, Makassar dan Banjarmasin.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Peran Perempuan dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Pendampingan   30 Juli 2020 - 16:14 WIB
Bagikan: