Dosen IPB University Transfer Ilmu Budi Daya Ikan Lele dengan Teknologi Bioflok, Ini Keunggulannya

TrubusNews
Thomas Aquinus
12 Des 2019   10:00 WIB

Komentar
Dosen IPB University Transfer Ilmu Budi Daya Ikan Lele dengan Teknologi Bioflok, Ini Keunggulannya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menerjunkan fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) di Desa Cibanteng, Bogor. (Foto : IPB University)

Trubus.id -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menerjunkan fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) di Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Bogor. Program menerjunkan dosen ke lapangan ini bertujuan untuk mengabdi dan mentransfer ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Adapun topik pada kegiatan ini adalah penerapan teknologi bioflok untuk budidaya ikan lele.

Salah satu dosen dari Program Studi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Sekolah Vokasi, IPB University, Dr Wiyoto SPi, MSc dalam sosialisasi program beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa teknologi bioflok merupakan penambahan karbon organik maupun nitrogen dalam budidaya ikan sehingga membentuk biomassa bakteri.

“Biomassa bakteri inilah yang disebut bioflok. Bioflok merupakan mikroorganisme pembentuk flok, bakteri filamen, partikel, koloid, polimer organik, kation dan sel-sel mati,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Trubus.id

Baca Lainnya : Pengembangan Lele Bioflok di Papua Mulai Tuai Hasil

Menurutnya, dengan menggunakan teknologi bioflok mampu menurunkan biaya pakan, meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas air dan mampu menghemat air.

Para peserta yang berjumlah 33 orang itu terdiri dari para bapak, para ibu dan pemuda Karang Taruna. Para peserta antusias menyimak penyampaian materi karena budidaya lele memiliki peluang usaha yang cukup tinggi serta pemeliharaan yang tidak terlalu sulit.

Sekretaris Desa Cibanteng, Sakim menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sangat bagus karena dapat membuka wawasan dan usaha bagi warga terutama Karang Taruna. “Ada banyak anak-anak muda di Desa Cibanteng yang tidak bekerja atau menganggur, jadi ini cocok sekali buat desa dan juga ada sungai atau kolam yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya lele, sehingga nantinya Cibanteng bisa membuat usaha budidaya lele sendiri, tapi harapannya IPB University juga bisa membantu kami dalam pemasaran dan pelatihannya,” ungkap Sakim.

Baca Lainnya : Masyarakat Lampung Belajar Budi Daya Ikan Lele Gunakan Inovasi Oodev
 
Menanggapi hal tersebut, dosen IPB University itu akan berusaha memfasilitasi warga yang hendak belajar maupun praktik. Ia pun mempersilakan para warga untuk mengunjungi kolam bioflok yang sudah dibuat di Kampus Sekolah Vokasi.

Salah satu aparat Desa Cibanteng, Hazmi berharap sosialisasi ini tidak hanya sekedar penyampaian teori saja melainkan dapat berlanjut ke praktik pembuatan kolam bioflok dan budidaya lele.   “Saya ingin ada pelatihan bioflok agar para warga dapat praktek langsung dan memulai usaha, karna saya lihat budidaya lele ini bagus karena banyak konsumennya dan cocok untuk Karang Taruna di cibanteng ini,” pungkasnya. 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Dana Desa Berikan Dampak Signifikan Terhadap Ekonomi Perdesaan

Pendampingan   23 Feb 2020 - 23:58 WIB
Bagikan:          
Bagikan: