Kemenperin Dorong Tenun Khas NTB Berdaya Saing Global

TrubusNews
Thomas Aquinus
02 Des 2019   20:30 WIB

Komentar
Kemenperin Dorong Tenun Khas NTB Berdaya Saing Global

Kain tenun Nusa Tenggara Barat (Foto : gpswisataindonesia)

Trubus.id -- Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih menyampaikan, pihaknya terus mendorong pengembangan produk IKM Nusa Tenggara Barat agar lebih berdaya saing di tingkat nasional hingga global. Berbagai produk khasnya, dinilai memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah setempat.

“Misalnya, tenun khas NTB, yang sangat bagus sekali. Memang, produk tenun harus kita kembangkan, seperti batik yang sudah cukup banyak diminati,” ujarnya dala siaran pers, Senin (2/11).

Gati menyebutkan, NTB memiliki beragam motif tenun yang menarik. Salah satunya yang berasal dari Sumbawa. “Tahun depan, kami punya gelaran Indonesia Industrial Moslem Exhibition (ii-motion), yang diharapkan berbagai produk dari tenun NTB bisa ditampilkan,” tuturnya.

Baca Lainnya : Permintaan Tinggi, BBKB Kemenperin Ciptakan Alat Cap Batik Otomatis

Gati menambahkan, produk unggulan lainnya dari NTB yang punya potensi pasar cukup prospektif, antara lain mutiara dan pengolahan ikan tuna. “Agar industri tersebut bisa terus berlanjut, kami selaku pemerintah akan memacu kualitas SDM-nya serta memfasilitasi mesin dan peralatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Di samping itu, Ditjen IKMA Kemenperin akan mendorong peran sektor IKM agar dapat menopang sektor pariwisata di wilayahnya. “Tentunya kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, seperti di Mandalika, yang menjadi salah satu destinasi super prioritas,” tandasnya.

Baca Lainnya : Kemenperin Dorong IKM Gula Palma Ciptakan Terobosan Dongkrak Nilai Ekspor

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, ada 10 kabupaten/kota di NTB yang memiliki ciri khas dalam menghasilkan tenunnya. “Bahkan, di satu kabupaten itu bisa ada dua atau tiga jenis tenunnya. Jadi, sangat beragam sekali. Potensi ini yang harus terus kita kembangkan,” terangnya.

Sitti meyakini, produk IKM asal NTB cukup kompetitif baik di pasar domestik maupun untuk mengisi pasar ekspor. “Maka itu, melalui pameran yang diselenggarakan oleh IPEMI yang bekerjasama dengan Kemenperin, diharapkan dapat semakin memperkenalkan produk NTB dan berimbas positif terhadap perekonomian daerah,” jelasnya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: