Bantu IKM Indonesia, Kemenperin Apresiasi Mesin QR-EDC Buatan Lokal

TrubusNews
Thomas Aquinus
28 Nov 2019   10:00 WIB

Komentar
Bantu IKM Indonesia, Kemenperin Apresiasi Mesin QR-EDC Buatan Lokal

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih. (Foto : Kementerian Perindustrian (Kemenperin))

Trubus.id -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi peluncuran perdana mesin Quick Response Electronic Data Capture (QR-EDC) yang diproduksi oleh PT. Tata Sarana Mandiri (TSM). Kehadiran mesin QR-EDC buatan lokal ini diharapkan menjadi alat transaksi yang bisa memudahkan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dalam menjalankan usahanya sekaligus meningkatkan daya saingnya.

“Kami sangat menyambut baik terhadap inovasi yang diciptakan PT TSM, sebagai industri pionir produk berteknologi tinggi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (27/11).

Dirjen IKMA menyampaikan, teknologi itu diharapkan dapat membantu mendigitalisasi sistem transaksi pelaku IKM di Indonesia. Selanjutnya, memberikan peluang untuk mempermudah proses transaksi bagi para pelaku IKM di daerah wisata maupun yang berada di wilayah sentra-sentra industri kecil.

Baca Lainnya : Permintaan Tinggi, BBKB Kemenperin Ciptakan Alat Cap Batik Otomatis

“Kemudahan bertransaksi akan memberikan dampak yang positif bagi para pelaku IKM kita dalam melakukan penjualan produk-produk yang ditawarkan kepada para konsumen,” ujarnya dalam siaran persnya.

Gati mengungkapkan, mesin QR-EDC produksi TSM telah memperoleh nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%. Hal ini dinilai bisa menjadi bukti dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan produk impor, yang ujungnya guna menekan defisit neraca perdagangan.

Sasaran tersebut, memerlukan langkah sinergi yang berkesinambungan antara pemerintah, industri dan masyarakat agar Indonesia siap menghadapi perkembangan industri 4.0. “Oleh karena itu, kami ingin mengajak seluruh aspek masyarakat, asosiasi, komunitas, lembaga, dan peran swasta untuk bersama-sama berkolaborasi mendukung Indonesia menuju era industri 4.0 demi masa depan industri Indonesia yang lebih baik sesuai arah peta jalan Making Indonesia 4.0,” papar Gati.

Baca Lainnya : Kemenperin Dorong IKM Gula Palma Ciptakan Terobosan Dongkrak Nilai Ekspor

CEO PT TSM Yovita Bellina Lim menyebutkan, beberapa keunggulan solusi mesin pembayaran digital yang diproduksi perusahaannya, antara lain memiliki kode QR dinamis, sifat mobile yang telah didukung kapasitas baterai sebesar 5000 MAh, dan harga yang terjangkau sehingga dapat mendukung pelaku IKM di dalam negeri.

“Selain itu, bobotnya ringan, didukung dengan penggunaan QRIS sesuai dengan standar Bank Indonesia, EMV QR Code (Europay, Mastercard and Visa), dan contactless yang didukung oleh OS TSM sehingga aman untuk digunakan bertransaksi,” tuturnya.

Menurut Yovita, karakter unggul yang dimiliki produk tersebut, diyakininya memiliki target pasar yang cukup luas, mulai dari UMKM, Bank, hingga Lembaga Pemerintah. Bahkan, diharapkan dapat di ekspor.

Yovita juga berharap, di masa depan, mesin QR-EDC tersebut dapat menjadi salah satu kebanggaan bersama sebagai hasil dari kemajuan teknologi Indonesia. “Harapan ini tidaklah angan-angan semata, sebab telah sejalan dengan visi dan misi Bapak Presiden Joko Widodo untuk menumbuhkan inklusi digital dalam menyiapkan pelaku IKM di Indonesia menuju era industri 4.0,” ucapnya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Berdayakan Ekonomi Warga Melalui Bank Sampah

Pendampingan   11 Sep 2020 - 14:09 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: