Precious One Mengajak Penyandang Disabilitas Bangun Rasa Percaya Diri

TrubusNews
Thomas Aquinus
08 Nov 2019   06:00 WIB

Komentar
Precious One Mengajak Penyandang Disabilitas Bangun Rasa Percaya Diri

Talkshow bertajuk “Creation Without Limit: Embracing Inclusivity Through Entrepreneurship”. (Foto : Trubus.id/TH A Krisnaldi G)

Trubus.id -- Walaupun hidup dalam keterbatasan, penyandang disabilitas juga memiliki peluang untuk bekerja atau berkarya. Namun berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016 menunjukkan masih ada sekitar 12 juta penyandang disabilitas yang belum bekerja.

Hal tersebutlah yang menggerakkan hati Ratnawati Sutedjo sejak 15 tahun lalu mendirikan Precious One sebagai wadah tempat usaha kerajinan tangan dengan mempekerjakan para penyandang disabilitas. Melalui Precious One, Ratnawati ingin mengajak para penyandang disabilitas mempunyai rasa percaya diri dan jangan larut dengan keterbatasan fisik yang membuatnya menjadi terhambat. 

Baca Lainnya : Specialpreneur Berharap Ibu Kota Membuka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Menurutnya, dibalik keterbatasan yang dimiliki teman-teman disabilitas, dirinya meyakini ada kemampuan yang bisa diolah untuk menjadi kelebihan mereka. 

“Saya melihat, jangan sampai mereka meremehkan kamu karena keterbatasan fisik, tapi orang harus melihat kelebihan yang kamu punya yaitu lewat apa yang bisa kamu buat lakukan”, ujarnya saat talkshow bertajuk “Creation Without Limit: Embracing Inclusivity Through Entrepreneurship” yang didukung @america dan Campaign.com di @america, Pasific Place, Jakarta, Rabu (7/11).

Ratnawati Sutedjo (Foto: Campaign.com)

Diakui Ratna, hal tersebutlah yang melatarbelakangi berdirinya brand Precious One dengan sebuah tag line “Bangga pakai karya disabilitas”. 

“Artinya kami buat (produk) bukan lagi karena orang belas kasihan,” katanya. 

Dijelaskan Ratna, selama ini Precious One terus menjaga produk teman-teman disabilitas agar kualitasnya tetap terjaga dengan melakukan inovasi dan keunikan. 

Baca Lainnya : Mensos Berikan Alat Bantu Dengar Gratis Kepada 2.000 Penyandang Disabilitas

“Yang pertama kami berusaha jaga kualitas dan berinovasi, menciptakan sebuah keunikan di tengah persaingan bisnis sangat besar saat ini banyak banget produk dari luar dan harga bersaing”, ujarnya. 

Untuk itu, dirinya membuat produk dengan misi dibuat oleh teman-teman disabilitas dengan isu sosial yang berdampak sosial untuk kehidupan penyandang disabilitas. 

“Kuncinya adalah temukan keunikannya dan kita costum yang membikin teman-teman disabilitas”, katanya.

Sampai saat ini, Precious One sendiri telah melibatkan 25 orang penyandang disabilitas untuk berproduksi. Selain itu juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi penyandang Down Syndrom.

Baca Lainnya : Membangun Wirausaha Tidak Harus Dimulai dengan Uang, Ini Kuncinya

Dikatakan Ratna kepada Trubus.id, saat ini untuk penyandang Down Syndrom sendiri telah difasilitasi melalui program I Can Do. Program yang menciptakan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas Down Syndrome dengan packaging jasa sendok dan tissue yang dimasukan ke dalam plastik dan box. 

"Jadi kita menciptakan lapangan pekerjaan yang melatih motorik mereka juga", ujarnya. 

"Program I Can Do saat ini sudah 120 anak-anak sampai usia dewasa. Kita kerja sama dengan Yayasan yang fokusnya ke disabilitas intelektual. Kita kerja sama dengan Yayasan jadi lebih terorganisir", pungkasnya. [NN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Menkop UKM Ungkap 5 Masalah Utama yang Hambat Perkembangan UMKM

Keuangan Mikro   15 Nov 2019 - 08:08 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Sistem IDM Dapat Membantu Pembangunan Desa Mandiri

Pendampingan   15 Nov 2019 - 06:52 WIB
Bagikan: