Ekonomi Produktif yang Terpadu dan Berkelanjutan Menjadi Jalan Keluar Jerat Kemiskinan

TrubusNews
Thomas Aquinus
05 Nov 2019   10:00 WIB

Komentar
Ekonomi Produktif yang Terpadu dan Berkelanjutan Menjadi Jalan Keluar Jerat Kemiskinan

Pelatihan keterampilan usaha ekonomi produktif bagi keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1. (Foto : IPB University)

Trubus.id -- Kepala Divisi Ilmu Konsumen dan Ekonomi Keluarga IPB University, Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA mengatakan bahwa kemiskinan merupakan masalah yang komplek sehingga diperlukan penanganan dengan ekonomi produktif yang terpadu dan berkelanjutan. 

“Oleh karena itu diperlukan dukungan dan sinergi dari semua pihak dalam mengentaskan kemiskinan. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Dosen IPB University saat menjadi narasumber  pelatihan keterampilan usaha ekonomi produktif bagi keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1 yang diselenggarakan Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan pendapatan keluarga melalui pelatihan keterampilan pengelolaan usaha mikro.

Baca Lainnya : Integritas, Inovasi dan Inspirasi Menjadi Kunci Sukses IPB University

Usaha yang diusulkan untuk dikembangkan di wilayah Tenjolaya adalah warung pecel lele. Pengembangan usaha tersebut dilakukan karena keluarga PKH telah mendapatkan bantuan bibit lele dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.

Pada pelatihan tersebut peserta dibagi menjadi 3 kelompok yang beranggotakan 10 orang untuk mengembangkan usaha warung pecel lele. Masing-masing kelompok akan diberikan modal dan berbagai peralatan untuk mendirikan warung pecel lele.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Trubus.id, (Senin (4/11), Lilik menambahkan, dengan diselenggarakannya program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam percepatan penanggulangan kemiskinan khususnya di Kabupaten Bogor.

Baca Lainnya : IPB Gandeng Swasta untuk Edukasi Remaja Terkait Gizi dan Kesehatan

“Pada bulan November ini, pelatihan akan diselenggarakan di Kecamatan Cijeruk, Leuwisadeng, Ciampea dan Megamendung. Pelaksanaan pelatihan ini nantinya akan melibatkan dosen-dosen dari Divisi Ilmu Konsumen dan Ekonomi Keluarga  di Departemen IKK IPB University. Ini sebagai bukti nyata kalau IPB University turut andil dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor,” pungkas Lilik. 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Syarat Pengembangan Desa Pesisir Menjadi "Dewi Bahari"

Pendampingan   18 Mei 2020 - 13:21 WIB
Bagikan: