Kemendes PDTT Kirim 11 Pegiat Desa Studi Banding Prukades ke Thailand

TrubusNews
Thomas Aquinus
28 Okt 2019   08:00 WIB

Komentar
Kemendes PDTT Kirim 11 Pegiat Desa Studi Banding Prukades ke Thailand

Sebelas pegiat desa dikirim ke Thailand oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). (Foto : Kemendes PDTT)

Trubus.id -- Sebelas pegiat desa dikirim ke Thailand oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dalam rangka studi banding terkait program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades). Sementara itu, di Thailand sendiri, program serupa dikenal dengan One Tambon One Product (OTOP).
 
Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT, Anwar Sanusi saat pelepasan keberangkatan mengatakan, dirinya berharap studi banding tersebut dapat mempercepat pembangunan desa melalui inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia perdesaan. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Negara Thailand yang memberikan kesempatan kepada para Kepala Desa dan Pengurus BUMDesa untuk belajar pembangunan desa di sana.
 
“Pesan saya kepada para peserta untuk dapat menjalin hubungan baik yang saling menguntungkan dalam bentuk kerjasama dan kemitraan,” ujarnya di kantor Kemendes PDTT beberapa waktu lalu. 

Baca Lainnya : Prukades dan BUMDes Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani Gorontalo
 
Selain Thailand, sebelumnya, Kemendes PDTT juga telah mengirimkan puluhan Kepala Desa dan Pengurus BUMDes untuk studi banding ke sejumlah negara lain seperti Tiongkok, India, dan Korea. 

Sementara itu, Thailand yang menjadi negara tujuan studi banding kali ini disebabkan adanya kesesuaian program Prukades dengan OTOP. Prukades sendiri adalah program pengembangan ekonomi desa berbasis potensi unggulan kawasan perdesaan.
 
“Diharapkan peserta benchmarking study mendapatkan wawasan baru serta mempejari inovasi yang dapat diterapkan di masing-masing desa,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Baca Lainnya : Cara Jitu Kemendes PDTT Tingkatkan UMKM di Era Disruptif
 
Adapun peserta studi banding yang merupakan Kepala Desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan perwakilan dari Bangka Belitung, Sumatera Barat, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jambi. Kepala Desa dan Pengurus BUMDes dijadwalkan akan mengikuti pelatihan di 4 provinsi Thailand yang dimulai dari Singburi, Ratchaburi, Phratumthani, dan Saraburi. 
 
Tema-tema yang akan dipelajari berkaitan dengan kebijakan pembangunan desa, kebijakan pengentasan kemiskinan, dana desa di Thailand (Thai Niyom Yangyuen), Skema Pembiayan dan Kerjasama, One Tambon One Product (OTOP), strategi peningkatan pendapatan, entitas bisnis dan kewirausahaan, Micro Credit, Usaha Industri Kecil dan Rumah Tangga, dan Pariwisata berbasis masyarakat. 
 
“Harapannya program ini dapat meningkatkan wawasan peserta, mempelajari inovasi, terlebih lagi agar Kepala Desa dan Pengurus BUMDes dapat juga membagi yang ada di desanya sehingga terjadi sharing knowledge (berbagi pengetahuan),”pungkasnya. 


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: