Forum Pertides Menjadi Sarana Sinergitas Kemendes PDTT dengan Perguruan Tinggi

TrubusNews
Thomas Aquinus
16 Okt 2019   16:00 WIB

Komentar
Forum Pertides Menjadi Sarana Sinergitas Kemendes PDTT dengan Perguruan Tinggi

Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono mengatakan bahwa Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) dinilai bagus karena ada sinergitas antara Kemendes PDTT dengan Perguruan Tinggi dalam membangun desa. Menurutnya, pembangunan jika tidak berfokus pada desa maka selamanya akan terjadi ketimpangan antara desa dan kota, jadi sangat tepat membangun dari pinggiran.

"Bersama-sama antara Perguruan Tinggi dan Kemendes PDTT melakukan percepatan-percepatan demi kemajuan desa-desa. Mahasiswa belajar ke desa, kearifan lokal yang dimiliki desa, beri dorongan motivasi supaya masyarakat desa punya rasa optimistis dan berbuat untuk kesejahteraannya. Desa memiliki potensi yang besar tapi harus dapat sentuhan dari orang-orang yang mendapat pendidikan yang baik. Kita yakin forum ini sangat penting untuk memajukan desa-desa," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Forum Pertides yang juga Rektor Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur Akhmad Fauzi mengatakan bahwa Pertides ini yang semula terdiri dari 11 Perguruan Tinggi, sekarang sudah ada 99 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se- Indonesia. Potensi Perguruan Tinggi salah satunya yaitu teknologi-teknologi yang dihasilkan. Dirinya berharap, bahwa dengan adanya teknologi tepat guna, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa karena bisa mengolah dan memproduksi sendiri.

Baca Lainnya : Pengembangan SDM Menjadi Kunci Keberhasilan Pembangunan di Desa

"Indikator dari kesejahteraan masyarakat yaitu perputaran uang yang ada di desa tidak cepat keluar. Produk-produk lokal bisa kita kembangkan maka perputaran uangnya menjadi lama di desa, tapi jika tidak ada aktivitas ekonomi, pasti uangnya akan keluar dari desa. Jadi, PR kita bersama bagaimana berdayakan masyarakat desa," ujarnya.

Ia menambahkan bagaimana kehadiran Kemendes PDTT menyentuh daerah-daerah yang belum terjangkau sebelumnya. Apalagi setelah ada bantuan dari dana desa.

"Perguruan Tinggi mengawal, memberikan pendidikan pada kepala desa untuk penggunaan dana desa. Masyarakat yang belum tersentuh bisa tersentuh," harapnya.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Prioritaskan Dana Desa 2010 untuk Penanggulangan Risiko Bencana

Sementara itu Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Bonivasius Prasetya Ichtiarto menjelaskan bahwa Forum Pertides tahun 2019 ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan program kerja dan sinergitas program antara Kemendes PDTT dengan Forum Perguruan Tinggi untuk Desa, agar setiap unit eselon I di lingkungan Kemendes PDTT bersama mitra dari Forum Pertides bersinergi merumuskan rencana program dan timeline kegiatan tahun 2020 dalam rangka percepatan mewujudkan Desa Mandiri.

"Forum ini merupakan wadah sinergi akademisi untuk mendukung Kemendes PDTT dalam pembangunan desa dari pinggiran. Tujuannya yaitu untuk evaluasi atas apa saja yang sudah dilakukan dan program-program apa yang bisa dikerjasamakan lagi dengan Perguruan Tinggi kedepannya," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Anwar Sanusi pada kesempatan yang sama menegaskan,  forum ini sebagai wadah evaluasi dan komunikasi untuk kontribusi Perguruan Tinggi bersama Kemendes PDTT. Terkait dengan pembangunan desa, pihaknya berterima kasih pada pimpinan universitas yang telah memberikan bantuan untuk mengawal program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan target-target terlampaui. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Peran Perempuan dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Pendampingan   30 Juli 2020 - 16:14 WIB
Bagikan: