SCAI Dorong UKM Petani Kopi Ekspor Roasted Bean Supaya Dapat Nilai Tambah

TrubusNews
Thomas Aquinus
21 Sep 2019   19:00 WIB

Komentar
SCAI Dorong UKM Petani Kopi Ekspor Roasted Bean Supaya Dapat Nilai Tambah

Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia atau Specialty Coffee Association of Indonesia, Syafrudin (kedua dari kiri). (Foto : Trubus.id/Thomas Aquinus Krisnaldi G)

Trubus.id -- Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia atau Specialty Coffee Association of Indonesia, Syafrudin mendorong para petani kopi dapat mengekspo kopi dalam bentuk roasted bean (sangrai) agar mendapatkan nilai tambah.  

"Untuk meningkatkan (nilai tambah) kita harus ekspor produksinya yaitu hilir roasted bean, karena dengan ekspor biji sangria mendapatkan nilai lebih," ujar Syafrudin saat ditemui wartawan di acara Smesco Rembug Kopi Nasional 2019, di gedung Smesco, Jakarta, Jumat (20/9).

Menurutnya, hal tersebutlah yang dilakukan SCAI selama ini bersama pemerintah dan asosiasi yang lain mengeduksai para pelaku ekspor green bean untuk juga mengedukasi anggotanya menjadi eksportir roasted bean.

Baca Lainnya : Rembug Kopi Nasional 2019 Dorong UMKM Kopi Naik Kelas

Diakui Syafrudin, ekspor green bean saat ini memang banyak dilakukan eksportir karena proses yang mudah. Namun tidak dengan roasted bean yang memerlukan treament khusus dalam proses yang panjang.

"Kalau ekspor green bean gampang dikirim dalam karung goni. Tapi roasted been, packagingnya harus alumunium foil, berapa lama bisa bertahan ke negara importir, dan paling penting bagaimana cita rasanya kualitas dari roasted bean itu sendiri," ujarnya.

Baca Lainnya : Menkop UKM: Importir Harus Memberikan Edukasi ke Petani Kopi

Syafrudin mengakui, saat ini pengusaha kopi di Indonesia beberapa sudah melakukan ekspor roasted bean namun belum signifikan.

“Sudah mulai kita sebut eksportir mikro dari beberapa tempat,” ujarnya.

Melihat kesuksesan seniman kopi Kadek Edi dari Bali yang berhasil melakukan ekspor ke Korea, Syafrudin berharap melalui Rembug Kopi Nasional 2019, para pelaku usaha kopi lainnya juga dapat melakukan hal yang sama.

“Inilah kopi Indonesia, dalam keterbatasaanya di tanam oleh petani-petani kecil tapi mempunyai cita rasa yang sangat kaya dari berbagai pulau penghasil kopi," katanya.

Dirinya juga mendorong para petani Indonesia untuk membentuk koperasi yang berbadan hukum sehingga dapat melakukan eksportir kopi layaknya sosok Kadek Edi.[NN]

 

 

 

 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: