Kominfo Gandeng Milenial di NTT Edukasi Anak Muda Peduli Stunting

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
11 Agu 2019   18:00

Komentar
Kominfo Gandeng Milenial di NTT Edukasi Anak Muda Peduli Stunting

Kominfo gandeng milenial di NTT edukasi anak muda peduli stunting melalui Forum Sosialisasi Genbest (Foto : Dok Kominfo)

Trubus.id -- Guna menyiapkan sumberdaya manusia, yang cerdas dan kompetitif, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik menyelenggarakan Forum Sosialisasi Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) yang bertempat di Go Hotel Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur,  beberapa waktu lalu.

Dalam siaran persnya, Pemerintah Kabupaten Sikka bersama Kementerian Kominfo selaku koordinator kampanye nasional penurunan prevalensi stunting, menggandeng remaja untuk mengedukasi siswa SMA maupun mahasiswi untuk lebih peduli akan permasalahan stunting melalui Program Genbest.

"Saat ini masih banyak remaja yang tidak memperhatikan kebutuhan gizinya. Pola konsumsi gizi pada remaja saat ini rata-rata kurang terarah. Banyak remaja putri yang menjalani diet tidak sehat karena terobsesi memiliki tubuh langsing, sehingga mereka lupa mengonsumsi gizi yang seimbang,” ujar Kasubdit Informasi dan Komunikasi Kesehatan, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia, Kemenkominfo, Marroli J. Indarto.

Baca Lainnya : Program Keluarga Harapan Turunkan Angka Stunting 27 Persen

Menurutnya, pencegahan stunting akan dapat menyiapkan sumberdaya manusia Indonesia yang kompeten untuk menghadapi bonus demografi tahun 2030.

"Tahun itu, diperkirakan 68 persen penyangga ekonomi Indonesia adalah usia produktif yang lahir saat ini. Pemerintah tidak ingin sumber daya manusia ini mundur sebelum pertandingan global karena kalah kompetisi akibat stunting," ujarnya.

Dalam  Forum Sosialisasi Genbest, para peserta yang terdiri dari para remaja putri dari 10 desa prioritas stunting di Kabupaten Sikka, para perwakilan siswa dan siswi SMA dan SMK, perwakilan mahasiswa dan mahasiswi Universitas maupun sekolah tinggi di Sikka, serta anggota komunitas pemuda di Sikka akan mendapatkan edukasi seputar stunting, wawasan pemenuhan gizi yang seimbang, dan cara menjalani pola hidup sehat.

"Kominfo juga berharap dengan adanya Forum Sosialisasi Genbest ini, para remaja Sikka juga dapat menjadi agen komunikasi dalam mensosialisasikan dan mengomunikasikan mengenai pencegahan stunting kepada teman-teman sebaya mereka, baik melalui tatap muka maupun melalui sosial media," jelas Marolli.

Baca Lainnya : Kemitraan Teknologi Pangan LIPI dan UMKM Diharapkan Jadi Solusi Stunting

Kementerian Kominfo telah melakukan kampanye masif di berbagai kanal mengenai percepatan penurunan prevalensi stunting. Salah satunya adalah dengan melaksanakan kegiatan Forum Sosialisasi Genbest. Tak hanya melalui Forum Sosialisasi Genbest, para remaja bisa mendapatkan informasi lebih lanjut seputar stunting, kesehatan, nutrisi, tumbuh kembang anak melalui situs genbest.id dan media sosial @genbestid serta @infokompmk.

Generasi muda dapat pula mengunduh aplikasi android ‘Anak Sehat’ untuk mengetahui informasi mengenai kesehatan ibu dan anak serta sebagai alat pantau digital tumbuh kembang anak.

Sementara itu Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diobo menargetkan dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun Kabupaten Sikka akan bebas dari stunting.

"Angka stunting sudah turun dari 41,3% menjadi 33,7%. Saya menargetkan dalam dua sampai tiga tahun lagi SIkka sudah bebas stunting," ungkapnya.

Menurut  Bupati Fransiskus Diobo, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap stunting karena akan memengaruhi penyiapan sumberdaya manusia unggul untuk Indonesia maju.

Baca Lainnya : Cegah Stunting, Unej Kerahkan Mahasiswa KKN ke Daerah

"Masalah ini bukan masalah kesehatan saja, tapi sangat kompleks dan intervensinya pun bermacam.  Mulai dari kesehatan sampai pekerjaaan umum seperti penyediaan air besih dan sanitasi.

Generasi remaja harus lebih canggih, kalian sebagai pemimpin negara di masa depan harus persiapkan diri dari sekarang," jelasnya.

Bupati Sikka mengajak generasi muda untuk ikut aktif mengampanyekan sadar stunting yang digagas oleh Kementerian Kominfo. "Kampanye, kita harus kampanye.  Memang kampanye yang efektif dari mulut ke mulut karena itu kita harus aktif dan berkomitmen," ungkapnya. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: