Prukades Didorong Kembangkan Produknya Melalui BUMDes

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
08 Agu 2019   14:30

Komentar
Prukades Didorong Kembangkan Produknya Melalui BUMDes

Ketua Tim Advisor Mendes PDTT, Haryono Suyono (kiri) (Foto : Dok Kemendes PDTT)

Trubus.id -- Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) makin digenjot pemerintah, dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mendorong pemerintah daerah untuk fokus mengembangkan produk unggulannya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau BUMDes Bersama.
 
Ketua Tim Advisor Mendes PDTT, Haryono Suyono mengatakan dalam program Prukades perlu komitmen bersama dari pengembangan BUMDes, kemudian BUMDes Bersama, selanjutnya Prukades. 
 
"BUMDes di Gorontalo ini sudah tumbuh tapi masih jarang. Bangun BUMDes untuk jagung, karena untuk menuju Prukades, awalnya harus dibangun dulu BUMDes," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi Strategi Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) Komoditas Jagung, di Hotel TC Damhil UNG Gorontalo, Rabu (7/8).

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Dukung Sektor Swasta Bantu Prukades
 
Dalam siaran persnya, Kamis (8/8), Haryono menyampaikan bahwa hingga saat ini BUMDes sedang dikembangkan melalui akademi desa 4.0 untuk dijadikan tempat belajar dan pelatihan-pelatihan BUMDes, selain itu untuk pengembangannya perlu melakukan studi banding.
 
"BUMDes bisa maju dengan produk makanan lokal, pengelolaan penitipan anak, pengembangan wisata, olah limbah dan sampah, jualan online, nah BUMDes-BUMDes yang berhasil itu kasih penghargaan. Gorontalo bisa bangkit dengan BUMDes dan Prukadesnya," terangnya.
 
Haryono menjelaskan bahwa Prukades atau perusahaan antar wilayah, di Gorontalo yaitu jagung ada di banyak wilayah maka usaha-usaha yang menyangkut wilayah-wilayah yang banyak ini disebut Prukades perusahaan/usaha unggulan antar wilayah. 

Baca Lainnya : Inovasi Prukades Pupuk Organik Mampu Hapus Pengangguran di Desa Dataran Kempas
 
"Proses ini menarik sekali, di daerah-daerah tertentu bahkan mengolah tanah pun dibantu oleh berbagai kementerian, pengolahan tanah prukades ini dibantu oleh menteri PU dengan traktotor, mesin-mesin pengolah tanah, menteri pertanian, perusahaan-perusahaan. Para petani tidak investasi dengan modal sendiri tetapi dengan modal subsidi dari modal pemerintah/perusahaan sehingga harga produknya jadi murah dan dibeli langsung secara besar-besaran," ungkapnya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: