Hari UMKM Internasional Sebagai Wujud Nyata Perhatian Dunia

TrubusNews
Thomas Aquinus
27 Juni 2019   16:00 WIB

Komentar
Hari UMKM Internasional Sebagai Wujud Nyata Perhatian Dunia

Ilustrasi pelaku usaha UMKM (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Dalam rangka memperingati Hari UMKM Internasional, Korwil Internasional Council Small Bisnis Babel, Melati Erzaldi Rosman saat membuka Peringatan Hari UMKM di Pangkal Pinang, Kamis (27/6) mengemukakan keberadaan UMKM menjadi perhatian khusus dunia internasional.

Sebelumnya, Persatuan Bangsa-Bangsa  (PBB) telah menetapkan 27 Juni sebagai Hari UMKM Internasional, dan UMKM di Indonesia termasuk di Babel ikut merayakan hari tersebut dengan semangat ingin memajukan perekonomian dengan kekuatan kewirausahaan.

Baca Lainnya : UMKM Kuliner Berhasil Angkat Permintaan Nasional Tepung Terigu

"Hari UMKM Internasional merupakan bukti nyata bahwa keberadaan UMKM mendapatkan perhatian dunia," katanya.

Menurutnya, pada tahun 2018 UMKM mampu memberikan konstribusi sebesar 60,34 persen terhadap PDB nasional, yang berdampak pada membuka lapangan kerja bagi jutaan tenaga kerja, dan mampu berperan sebagai stabilitator ekonomi dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi global.

"Pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat hari ulang tahun kepada pelaku UMKM dan diharapkan agar UMKM dan startup dapat menerapkan prinsip-prinsip dasar dari human entrepreneurship yang merupakan konsep kewirausahaan yang mengedepankan nilai manusia agar lebih meningkatkan daya saing, lebih profesional, semakin produktif, berfikir kreatif dan memiliki jiwa wirausaha yang tinggi," ujarnya

Melati mengakui memang tidak mudah untuk mengembangkan usaha karena  berbagai tantangan yang semakin kompleks dan berat seperti terbatasnya akses UMKM ke sumber daya produktif seperti permodalan, pasar, dan informasi.

Baca Lainnya : Pelaku UMKM Jawa Timur, Hadirkan Kerajinan Tangan Berbahan Dasar Bebatuan di PRJ

"Apalagi saat ini teknologi berkembang secara cepat sehingga perkembangan dunia usaha pun bergerak semakin cepat," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan kebijakan yang tepat dan cepat melalui perencanaan program dan kegiatan, serta mendorong sinergitas lintas sektor.

"Saya berharap agar UMKM dan startup fokus pada empat hal yaitu peningkatan profesionalisme, produktivitas, kreativitas dan entrepreunership. selain itu kami harapkan agar pelaku usaha tidak hanya mengedepankan proses bisnis semata dalam mencapai keuntungan, namun juga meningkatkan aspek manusia dan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya," pungkas Melati dilansir Antaranews[NN]

  4


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Kemendes PDTT Bagikan 7.021 Sertifikat Kepada Warga Transmigran

Pendampingan   13 Des 2019 - 08:55 WIB
Bagikan: