Pensiunan PNS Berhasil Raup Omzet Rp50 Juta per Bulan dari Usaha Kopi

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
24 Juni 2019   14:00

Komentar
Pensiunan PNS Berhasil Raup Omzet Rp50 Juta per Bulan dari Usaha Kopi

Ilustrasi (Foto : Dok Kopi Raden)

Trubus.id -- Sebagai pensiun dari pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Pertanian pada tahun 2016 bukanlah akhir segala-galanya. Wenny Astuti justru makin sibuk dengan merintis usaha kedai kopi yang sejak tahun 2017 lalu yang berhasil raup omzet Rp50 juta perbulannya.

“Setahun setelah saya pensiun, saya tak ingin terbawa larut dalam suasana pensiun berkepanjangan. Saya ingin punya kegiatan yang menghasilkan. Mulailah saya ikut kursus barista dan pada akhirnya  tahun 2017 saya mulai merintis mengembangkan kedai Kopi Raden,” ujar Wenny Astuti.

Sebagai pemilik kedai Kopi Raden, Weny mengungkapkan, setelah menekuni usaha kedai kopi ternyata usaha warungan tersebut sangat menjanjikan dan mudah dilakukan karena tidak harus punya kebun kopi atau membeli kopi langsung dari petani.

Baca Lainnya : Aroma Khas Kopi Lombok Nurul Membawa Harapan Baru Ditengah Bencana

“Semua bahan baku, khususnya kopi bean bisa diperoleh langsung dari pemasok," katanya.

“Kedai yang saya kembangkan ini bahan bakunya (kopi-nya,red) berkualitas tinggi. Tapi harganya kaki lima,” tambahnya.

Wenny Astuti (Foto: Facebook Kopi Raden)

Kopi yang disajikan di kedai Kopi Raden hanya dipatok dengan harga Rp12 ribu-Rp 25 ribu/cup. Memang, murah meriah. Mulai kopi tubruk (manual) sampai kopi yang diolah menggunakan mesin seperti  cappucino, caffe latte, dan espresso tersedia di kedai tersebut.

“Kedai kopi ini  saya buka mulai jam 10.00- 23.00 WIB. Kalau weekend buka sampai jam 24.00 WIB. Karena harganya terjangkau bagi semua kalangan, alhamdulillah ramai pengunjung,” ujarnya.

Baca Lainnya : Bisnis Kopi Organik, Menguntungkan dan Ramah Lingkungan

Wenny menjamin, Kedai Kopi Raden yang buka dari pagi hingga malam hari ini bisa memberi pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan.

“Kalau mau coba mencicipi kopi dengan rasa khas silakan datang ke kedai Kopi Raden. Setelah mencicipinya, saya jamin, bagi yang sebelumnya tak suka ngopi akan ketagihan,” papar Wenny berpromosi.

Wenny memberikan tips bagi masyarakat dalam mengkonsumsi kopi. Apabila Anda punya sejarah sakit maag, kurang bagus mengkonsumsi kopi jenis arabika. Sebab, jenis kopi arabika pada umumnya rasanya agak asam.  Sedangkan jenis kopi robusta umunya cafeinnya agak tinggi dan rasanya lebih pahit dibanding kopi arabika. “Yang jelas, mengkonsumsi kopi arabika ataupun robusta sama-sama menyegarkan,” tandas Wenny seperti dilansir tabloidsinartani. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

KPAI: Dana Desa Jawab Kebutuhan Anak di Desa

Thomas Aquinus   Success Story
Bagikan:          
Bagikan: