KPRL Menjawab Pemenuhan Kebutuhan Pangan Harian Keluarga

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
24 Juni 2019   12:00

Komentar
KPRL Menjawab Pemenuhan Kebutuhan Pangan Harian Keluarga

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/Thomas Aquinus Krisnaldi G)

Trubus.id -- Pemenuhan pangan sehari-hari nyatanya bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat bahkan di tingkat keluarga melalui Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

"KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," kata Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro Kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, di Bali saja pada 2019  sudah ada 70 KRPL dengan masing-masing anggota sekitar 30 orang, sementara itu di Gianyar ada 12 KRPL.

"Kami akan kembangkan terus KRPL ini, karena program ini sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Jarta.

Baca Lainnya : Dana Desa Jadikan Lapangan Sepak Bola Desa Kutuh Bertaraf Internasional

Salah satu KRPL yang sukses adalah KRPL Dwi Tunggal Putra yang berhasil mengembangkan cabai, terong dan tomat. KRPL ini juga mengembangkan kangkung dengan sistem hidroponik dipadu dengan ikan lele  dimedia ember bekas. 

"Ikan lele yang kami pelihara  dipadukan dengan tanaman kangkung hidroponik. Dari  30 anggota masing-masing memelihara 50 ekor lele per ember. Hasilnya untuk dikonsumsi dan sebagian sisanya dijual," kata Ni Wayan Wiranti yang menjadi Ketua Kelompok Wanita Tani.

Menurutnya dari budidaya tanaman yang dilakukan anggota KWT, masing-masing keluarga bisa menghemat pengeluaran antara 750 ribu sampai satu juta rupiah.

Bahkan tidak sedikit yang meningkat kesejahteraannya dengan menjual produk yang dihasilkan. Selain itu, mereka juga beternak ayam sebanyak 240 ekor, masing anggota memelihara 8 ekor.

Baca Lainnya : Generasi Milenial Indonesia Terdepan di ASEAN Ciptakan Lapangan Kerja Baru

"Ternak ayam ini juga lumayan hasilnya. Saat ini sudah berkembang menjadi 350 ekor. Sudah tidak terhitung jumlah yang  dikonsumsi dan untuk keperluan upacara-upacara adat," katanya.

Menurutnya kunci keberlanjutan KRPL letaknya pada Kebun Bibit Desa (KBD) yang harus terus dikembangkan dengan aneka tanaman. 

"Salah satu kunci agar KRPL bisa berkelanjutan adalah kebun bibit harus banyak tanamannya, sehingga tanaman anggota juga semakin banyak," kata Agung. 

Baca Lainnya : 7 Perempuan Hebat Raih Penghargaan Pejuang Pangan

Selain itu juga harus ada motor penggeraknya, yang bisa memotivasi dan memberi semangat. "Ini penting. Jangan berhenti menanam," tegas Agung seperti dilansir tabloidsinartani.

Untuk KBD KRPL Dwi Tunggal Putra sendiri saat ini telah mengembangkan  pembibitan cabai, tomat, terong, seledri, okra, Rosela. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: