Kemendes PDTT Salurkan Bantuan Teknologi Pengolahan Air Untuk BUMDes di Belu

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
12 Juni 2019   11:00

Komentar
Kemendes PDTT Salurkan Bantuan Teknologi Pengolahan Air Untuk BUMDes di Belu

Ilustrasi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyalurkan bantuan teknologi pengolahan air untuk badan usaha milik desa (BUMDes) di Desa Teun, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Bantuan teknologi yang mereka dapat rumah dan mesin pengolah air serta 500 galon untuk pemasarannya," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk, seperti dikutip dari Antaranews, Rabu (12/6)

Menurut Petrus Manuk, BUMDes di Desa Teun sudah mulai merintis usaha atau bisnis air minum dengan memanfaatkan potensi di desa setempat.

"Potensi alam sudah mendukung berupa sumber air yang sangat jernih di sana sehingga teknologi ini maka air yang diolah langsung bisa diminum," ujarnya.

Baca Lainnya : BUMDes di NTT Kembangkan Daun Kelor Standar Ekspor

Dirinya mengatakan, pihaknya akan memperkuat BUMDes tersebut sebagai salah satu unggulan dari provinsi setempat. Saat ini pihaknya sedang menyeleksi sebanyak 100 BUMDes yang akan dikembangkan sebagai BUMDes unggulan sesuai arahan gubernur setempat.

"Ada sekitar 200 BUMDes yang terdaftar dari 21 kabupaten, kami sedang seleksi untuk dipilih 100 BUMDes sebagai unggulan," ujarnya.

Menurutnya, BUMDes yang terpilih ini akan diperkuat dari aspek managemen administrasi maupun sumber daya manusia pengelolanya.

Ia menambahkan, beberapa BUMDes lain yang menurutnya berhasil mengelola usaha dengan memanfaatkan potensi di desa seperti BUMDes di Desa Lapale Kabupaten Sumba Barat yang mengelola objek wisata Lapale Hills, BUMDes di Desa Wetana Kabupaten Sumba Barat yang memproduksi padi gogo wangi.

Baca Lainnya : BUMDes di NTT Kembangkan Daun Kelor Standar Ekspor

Selain itu, BUMDes di Desa Puna Kabupaten Timor Tengah Selatan yang membentuk PT untuk penambangan batu pecah, BUMDes di Des Kufeu Kabupaten Malaka yang memproduksi tepung kelor, dan lainnya.

"Di kabupaten lainnya juga kami terus dorong agar BUMDes dikembangkan dengan prinsip bisnis dengan target nantinya ada 100 BUMDes yang betul-betul bisa diandalkan," katanya seperti dilansir Antaranews. [NN]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: