Dana Desa Bangun Bumi Perkemahan Sebagai Wujud Kebangkitan Pariwisata Pampang

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
23 Mei 2019   09:00

Komentar
Dana Desa Bangun Bumi Perkemahan Sebagai Wujud Kebangkitan Pariwisata Pampang

Ilustrasi dana desa (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Bumi perkemahan yang akan dibangun menggunakan dana desa oleh Pemerintah Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta diupayakan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendukung sektor pariwisata.

Kepala Desa Pampang Iswandi di Gunung Kidul, menyampaikan bahwa pembangunan bumi perkemahan akan menjadi simbol kebangkitan pariwisata Pampang. Saat ini pembangunan bumi perkemahan telah menelan dana ratusan juta rupiah dan proses pembangunan baru mencapai setengah jalan dari yang direncanakan.

"Pembangunannya menggunakan dana dari Dinas Pariwisata Provinsi dan Kementerian Pariwisata. Kemudian ditambah dari APBDes termasuk dana desa,” ujar Iswandi.

Baca Lainnya : Dana Desa Dimanfaatkan Untuk Pengembangan Wisata Edukasi

Dikatakannya, dari desain yang ada, di lokasi tersebut akan dibangun dua bumi perkemahan dengan spesifikasi berbeda untuk pelajar dan satu lagi yang istimewa adalah dikhususkan untuk para wisatawan yang menyukai suasana kemewahan.

"Dana desa sangat membantu bagi kami untuk mewujudkan bumi perkemahan sebagai awal kebangkitan pariwisata Desa Pampang," ujarnya.

Iswandi menjelaskan, saat ini RTH yang ada meski belum sepenuhnya selesai sudah dapat dimanfaatkan. Ia juga mengaku saat ini, pihaknya belum menerapkan penarikan khusus bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana maupun fasilitas yang tersedia di lokasi itu.

Halaman rumah warga yang masih kosong juga dimanfaatkan untuk menanam pohon perindang maupun tanaman sayur dan buah lainnya untuk membuat pekarangan hijau. Pihak desa saat ini juga tengah mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Baca Lainnya : Dana Desa untuk Potensi Wisata di Rejang Lebong

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gunung Kidul Sujoko mengatakan, besaran dana desa di Gunung Kidul tahun ini naik menjadi Rp136 miliar dari awalnya hanya Rp117 millar. Setiap desa juga mengalami kenaikan, tetapi kenaikan menyesuaikan persentase penerimaan dana desa sebelumnya.

"Dana desa tersebut digunakan untuk membangun embung desa, sarana olahraga, sarana umum, pemberdayaan masyarakat seperti kegiatan ekonomi produksi. Selain itu juga untuk bidang pendidikan sehingga dapat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya seperti dikutip dari Antaranews. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: