Dana Desa Dimanfaatkan Untuk Pengembangan Wisata Edukasi "Kaji Gelem"

TrubusNews
Thomas Aquinus
23 Mei 2019   07:30 WIB

Komentar
Dana Desa Dimanfaatkan Untuk Pengembangan Wisata Edukasi "Kaji Gelem"

Ilustrasi kerajinan keramik (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dana desa yang digelontorkan pemerintah dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memgembangkan paket wisata edukasi "Kaji Gelem".

Sekretaris Desa Bangunjiwo Sukarman di Yogyakarta, menyampaikan, pada 2019 dana desa yang diterima sebesar Rp1,5 miliar digunakan untuk pengembangan paket wisata "Kaji Gelem" agar bisa lebih efektif meningkatkan kunjungan wisata di desa.  

"Upaya pengembangan wisata kawasan Kaji Gelem yang mendapat sokongan pembiayaan dari dana desa kami proyeksikan bisa meningkatkan pendapatan desa," ujarnya, Rabu (23/5).

Baca Lainnya : Dana Desa untuk Potensi Wisata di Rejang Lebong

Paket wisata edukasi dengan nama "Kaji Gelem" merupakan akronim dari sentra kerajinan di Kampung Kasongan, Kampung Jipangan, Kampung Gendeng, dan Kampung Lemahdadi.

Disebutkannya, Kampung Kasongan di Desa Bangunjiwo selama ini dikenal sebagai pusat kerajinan keramik dan gerabah yang telah merambah pasar ekspor.

Sementara, Dusun Jipangan yang merupakan kawasan sentra kerajinan berbahan bambu seperti kipas dan hiasan rumah. Produksi kipas Jipangan masuk ke pasar kerajinan di Bantul dan Kota Yogyakarta serta daerah lain seperti Bali, Jakarta, dan Bandung.

Selain itu, ada pedukuhan Gendeng yang merupakan pusat kerajinan tatah sungging kulit (wayang) berkualitas. Saat ini ada setidaknya 25 pengrajin wayang kulit namanya dikenal oleh para dalang dari berbagai daerah.

Baca Lainnya : Presiden Jokowi Minta Dana Desa Dimanfaatkan Secara Maksimal 

Pusat kerajinan lainnya ada di Lemahdadi, sentra kerajinan patung batu (pahat dan cetak) yang produknya sudah masuk pasar ekspor.

Sukarman mengungkapkan, berkat dukungan dana desa pula, berbagai infrasatruktur seperti jembatan serta akses jalan menuju sentra kerajinan dapat diperbaiki sehingga memudahkan para wisatawan mengunjungi outlet atau rumah-rumah perajin yang tersebar di kawasan Kaji Gelem. Antaranews. [NN]   

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: