Dana Desa untuk Potensi Wisata di Rejang Lebong

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
20 Mei 2019   09:30

Komentar
Dana Desa untuk Potensi Wisata di Rejang Lebong

ilustrasi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu mengungkapkan sejumlah desa di wilayahnya memanfaatkan Dana Desa untuk pengembangan potensi lokal masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemkab Rejang Lebong Achmed Chalid yang menyampaikan Dana Desa yang diterima 122 desa di wilayah tersebut selain digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pembiayaan BUMDes, juga untuk pengembangan potensi desa masing-masing.

"Sudah ada beberapa desa yang memanfaatkan Dana Desa untuk pengembangan potensi pariwisata yang ada di desa mereka, baik bidang pertanian, pariwisata, peternakan, dan lainnya," ujarnya.

Baca Lainnya : Dana Desa 2019 Kepulauan Sangihe Naik Menjadi Rp176 Miliar

Dana Desa untuk pengembangan potensi pariwisata, di antaranya di Kecamatan Selupu Rejang yang meliputi Desa Kali Padang yang dinamakan objek wisata "Hello Kitty" dan Desa Kayu Manis dinamakan "Curup Papat".

Bahkan, hasil pengembangan objek wisata oleh kedua desa itu, berdampak pada banyaknya pengunjung saat hari libur, baik warga sekitar maupun mereka yang datang dari Kota Curup.

Selain itu, pengembangan potensi lain juga dilakukan pada embung di Desa Purwodadi, Kecamatan Bermani Ulu, yang diintegrasikan untuk pariwisata dan kegiatan olahraga.

Baca Lainnya : Mendes PDTT Minta Masyarakat Aktif Melaporkan Penyelewengan Dana Desa

"Embungnya memiliki dua hektare, saat ini selain berfungsi untuk menampung air hujan untuk dialirkan ke sawah petani juga tempat wisata. Di tempat ini sudah ada perahu dan taman bunga serta arena 'grastrack'," katanya.

Dikatakannya, desa-desa lainnya juga mulai memanfaatkan Dana Desa untuk membiaya BUMDes dalam usaha peternakan itik, seperti di Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan dan usaha pembuatan bubuk kopi olahan, terutama di sejumlah desa di Lembak.

Baca Lainnya : Dana Desa Rp257 Triliun Segera Mengucur, Jokowi Sebut Terbesar dalam Sejarah

Sementara itu, saat iini proses pencairan Dana Desa 2019 baru dilakukan oleh dua desa, sedangkan 120 desa lainnya belum mengajukan karena pihak desa belum memahami penginputan melalui Sistem Keuangan Desa (Siskudes).

"Sehingga harus dilakukan bertahap," tandasnya, seperti dikutip Antaranews. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: