Koperasi Indonesia Alami Kemajuan Besar

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
17 Mei 2019   07:00

Komentar
Koperasi Indonesia Alami Kemajuan Besar

Ilustrasi koperasi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Koperasi Indonesia saat ini telah mengalami kemajuan signifikan menjadi entitas ekonomi berskala besar, berkembang dengan teknologi maju dan banyak melibatkan kalangan muda.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan saat memberikan kuliah umum di kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu (15/5).

Dihadapan mahasiswa, Rully menyampaikan bahwa koperasi saat ini bukanlah wadah usaha yang ketinggalan zaman. Menurutnya, koperasi mampu beradaptasi dengan perubahan. Sebab koperasi selalu harus mampu bersaing dengan entitas usaha lainnya sehingga saat ini mudah menemukan koperasi yang dalam pelayanannya berbasis digital.

Baca Lainnya : Koperasi Harus Manfaatkan Dana KUR untuk Kembangkan Usaha

Dicontohkannya, dua koperasi besar yang pengurusnya hadir dalam kuliah umum tersebut, yakni Ketua Credit Union (CU) Sauan Sibarrung, Tana Toraja Sulawesi Selatan, Fredy Rante Taruk dan Ketua KSP Sejahtera Bersama, Bogor Iwan Setiawan.

"Ini buktinya saya bawa, dua koperasi besar yang berbasis digital, CU Sauan Sibarrung kini sudah memiliki 34 ribu anggota dengan omzet lebih dari Rp400 miliar. Ketua koperasinya Pak Fredy, juga lulusan doktor di Universitas Trisakti yang penuh dengan sejarah ini," ujar Rully.

Sementara itu, KSP Sejahtera Bersama, yang berkantor pusat di jalan Pajaran Bogor, memiliki omzet Rp2,5 triliun dengan jumlah anggota 200 ribu orang dan 104 cabang di berbagai kota.

"Kalau memiliki omzet triliunan itu sudah setara dengan perusahaan besar. Jadi saat ini sudah banyak sekali koperasi yang besar-besar," kata Prof Rully.

Baca Lainnya : Peran Koperasi Wanita Lampung dalam Besarkan Usaha Kopi Tanggamus

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM juga berkomitmen melakukan rebranding koperasi agar semakin dikenal oleh semua kalangan.

"Kita juga melakukan rebranding koperasi, dimana isunya disesuaikan dengan kekinian maupun perilaku kehidupan generasi milenial," ujarnya.

Rebranding koperasi menyasar tiga kelompok, yaitu kalangan muda, perempuan dan masyarakat. Kepada kalangan anak muda, dikampanyekan koperasi sebagai wadah yang cocok bagi berkumpulnya orang-orang yang memiliki kesamaan kepentingan, sehingga dapat menjadi co-working place bagi generasi muda millenial dimana terjadi sharing economy di antara anggotanya secara langsung.

Baca Lainnya : Media Sosial Menjadi Sarana Populer dan Efektif Rebranding Koperasi

Bagi perempuan, saat ini koperasi mampu menciptakan efisiensi kolektif diantara anggota, sehingga kebutuhan yang sama diantara mereka dapat dipenuhi lebih murah, cepat dan berkualitas.

Rebranding kepada masyarakat, yakni koperasi memiliki potensi utnuk menjadi crowd business sehingga adaptasi teknologi informasi dapat menjadi efektif untuk menjangkau pasarnya. Pasar yang dimaksud yaitu anggota yang menjadi pelanggan sekaligus pemilik. [NN]


  

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: