Berantas Kemiskinan, Pemkab Gunung Kidul Lakukan Sinkronisasi Data

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
14 Mei 2019   10:00

Komentar
Berantas Kemiskinan, Pemkab Gunung Kidul Lakukan Sinkronisasi Data

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Wakil Bupati Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Immawan Wahyudi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan sinkronisasi data kemiskinan untuk perencanaan program pengentasan kemiskinan dan mempermudah penyaluran bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, data yang ada saat ini belum sinkron karena ada perbedaan persepsi antara tingkat pusat dengan daerah.

Saat ini angka kemiskinan di Gunung Kidul terus menurun hingga17,21 persen. Namun demikian, dari program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hanya di kisaran 7.000 keluarga, tetapi setelah itu jumlah membengkak menjadi 62.639 keluarga.

"Dengan turunnya angka kemiskinan berdampak terhadap berkurangnnya jumlah penerima bantuan," ujar Immawan, Selasa (14/5).

Baca Lainnya : Reforma Agraria Diupayakan Bantu Perekonomian Desa dan Kurangi Angka Kemiskinan

Salah satu cara yang dilakukan dalam perbaikan data pihaknya mengandalkan sistem informasi desa (SID) yang ada di setiap desa. Dengan data yang riil maka hal itu bisa menunjukkan angka kemiskinan sebenarnya.

"Program SID akan lebih akurat karena masyarakat benar-benar tahu bagaimana kondisi di lapangan secara langsung," ujarnya.

Immawan berharap, dengan sinkronisasi data tersebut maka akan ada perubahan dengan hasil bisa lebih akurat.

Baca Lainnya : Yogyakarta Andalkan Program Gandeng-Gendong dan JSS Entaskan Kemiskinan

"Masyarakat sendiri yang menentukan, mana warga yang masuk kategori miskin," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Gunung Kidul Sri Suhartanto menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi dan validasi data angka kemiskinan yang diperkirakan pada Juli 2019 baru selesai.

"Meski sudah ada data hasil pemutakhiran basis data terpadu, masih harus ada sinkronisasi dengan data yang dimiliki oleh Kementerian Sosial," pungkasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: