Bulan Ramadan, Perajin Peci di Tangerang Kewalahan Penuhi Permintaan

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
14 Mei 2019   10:30

Komentar
Bulan Ramadan, Perajin Peci di Tangerang Kewalahan Penuhi Permintaan

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pelaku usaha perajin peci di Kabupaten Tangerang, Banten, mulai kewalahan memenuhi permintaan pesanan pelanggan selama bulan Ramadan dengan alasan kurang pekerja.

"Permintaan dari berbagai daerah terpaksa ditolak, padahal jumlah permintaannya melimpah," ujar perajin peci, Samhudi (56) di Tangerang, Senin (13/5).

Samhudi mengungkapkan, pengecer dari Bogor, Jakarta, Lampung, Depok, Bekasi meminta kepadanya untuk dibuatkan peci, namun dirinya tidak menyanggupi.

Baca Lainnya : Wapres Inginkan Pelaku Usaha Digital Dampingi UMKM

Menghadapi Lebaran 2019, Samhudi mengakui mulai kebanjiran pesanan. Namun, akibat keterbatasan tukang jahit maka permintaan pelanggan terpaksa dibatalkan. Samhudi memproduksi peci dengan kualitas terbaik dari kain dan bahan pendukung lainnya.

Hal tersebut karena peci tersebut lentur dan nyaman digunakan di kepala serta mudah dilipat untuk dimasukkan dalam tas.

"Ketika disimpan tidak perlu dengan kotak cukup dilipat dalam ransel dan tidak berkerut serta tetap rapi," ujar Samhudi yang sudah menggeluti usahanya sejak tahun 1963.

Baca Lainnya : Darmin Nasution Dorong Pelaku Usaha Wisata Gunakan KUR Pariwisata

Samhudi mengakui, dirinya mampu memproduksi lima sampai enam kodi dengan harga bervariasi mulai dari Rp950.000 hingga Rp 1,1 juta/kodi.
 
Walaupun memiliki keterbatasan SDM, dirinya tetap optimistis peci buatan dengan cara jahitan biasa tersebut tetap diminati terutama memasuki Lebaran.

"Selain harganya murah, kwalitas tidak kalah dengan perajin lain di Bogor, Pekalongan maupun Cileduk," ujarnya seperti dikutip Antaranews.

Diakui Samhudi, mencari pekerja atau tukang jahit memang tidak gampang apalagi yang saat bulan puasa, kebanyakan meminta upah lebih besar.

Menurutnya, tenaga kerja yang direkrut tidak asal-asalan karena berpengaruh terhadap kualitas jahitan, ini nanti berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan. [NN]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Koperasi Indonesia Alami Kemajuan Besar

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan:          
Bagikan: