Dalam ICPF 2019 di Malaysia, UKM Binaan BUMN Raup Keuntungan Berlipat Ganda

TrubusNews
Syahroni
10 Mei 2019   23:00 WIB

Komentar
Dalam ICPF 2019 di Malaysia, UKM Binaan BUMN Raup Keuntungan Berlipat Ganda

Salah satu stand UKM mitra binaan Pertamina MOR I di ICPF 2019. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Pemilik Temas Coffee, Nerry Nazwani Halim takjub ketika kopi Gayo produknya dilirik eksportir asing saat Pameran Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2019 yang berlangsung di Mid Valley Kuala Lumpur, Malaysia.

Nerry mengaku, ini kali pertama dirinya mengikuti pameran luar negeri sebagai Uit Kecil Menengah (UKM) mitra binaan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I. Padahal, Nerry baru menjadi mitra binaan Pertamina MOR I sejak 2018.

"Tiba-tiba, saya diajak Pertamina ikut di Kuala Lumpur. Langsung saya iyakan," kata Nerry, Jumat (10/5).

Dalam pameran yang berlangsung 3 hingga 5 Mei 2019 itu, Temas Coffee meraup penjualan hingga 1.200 Ringgit Malaysia. Sepulangnya ke tanah air, beberapa eksportir pengunjung pameran menghubungi Nerry untuk pemesanan lebih banyak.

Baca Lainnya : Menkop UKM Inginkan ICSB Bantu Produk UKM Ekspor ke Jaringan Internasional

"Sudah ada dua eksportir Malaysia memesan masing-masing 100 Kg dan 500 Kg kopi roasted. Semoga terus bertambah," ucapnya.

Pada pameran ICPF 2019, beragam produk binaan dari 27 BUMN ditampilkan. Pertamina mengikutkan empat UKM mitra binaan, dua diantaranya dari MOR I. Selain Temas Coffee, dari Aceh Besar ada juga UKM Empat Bersaudara Jaya. 

Empat Bersaudara Jaya merupakan usaha sepatu kulit dari Kelurahan Tegal Sari, Kota Medan. Pada pameran ini meraup penjualan hampir Rp9 juta. Harga produknya memang sangat bersahabat, yaitu mulai Rp35 ribu sampai Rp100 ribu per pasang.

Pemilik Empat Bersaudara Jaya, Tengku Syarifah mengatakan, pengunjung yang datang ke stand-nya merasa senang dan puas atas pelayanan yang diberikan. Pengunjung sempat kaget ketika mengetahui produk Tengku dibuat manual.

"Saya juga menggunakan sulaman tangan, sehingga penjualan memuaskan," jelas Tengku.

Selain ICPF 2019, Pertamina MOR I juga mengikutkan mitra binaannya dalam pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019. Dalam pameran itu, dua mitra binaan Pertamina MOR I membukukan penjualan hampir Rp200 juta.

Baca Lainnya : Koperasi dan UKM Mutlak Perlu Lakukan Kemitraan

"Ke depan saya harap dapat terus diikutsertakan dalam pameran," harap Tengku.

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, kinerja ekspor sektor koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) pada 2018 tumbuh 12,32 persen. Menurun 2,68 persen dari capaian 2017 sebesar 15 persen. Tak banyak UKM yang berhasil menembus pasar ekspor. 

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menjelaskan, keikutsertaan mitra binaan dalam pameran merupakan upaya pengembangan UKM. Periode Januari hingga April 2019, mereka menyalurkan dana bergulir Rp2,1 miliar kepada UKM mitra binaan di Sumbagut. 

"Tak hanya menyalurkan, kita juga mendukung pengembangan UKM, di antaranya melalui pelatihan dan keikutsertaan dalam pameran," tutur Roby. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: