Melalui Inacraft 2019, Menperin Dorong Ekspor Produk Kerajinan Tanah Air

TrubusPreneur
By Astri Sofyanti | Followers 1
24 April 2019   16:01

Komentar
Melalui Inacraft 2019, Menperin Dorong Ekspor Produk Kerajinan Tanah Air

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Hari ini, Rabu (23/4), pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara bertajuk Jakarta International Handicraft Trade Fair (Incraft) 2019 resmi dibuka Presiden RI, Joko Widodo di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Pameran yang menampilkan beraneka ragam kerajinan tangan produksi Industri Kecil Menengah di Indonesia itu digelar mulai hari ini hingga 28 April 2019 mendatang.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Inacraft 2019 mengatakan, dalam pameran kali ini, 1.421 peserta dari seluruh wilayah di Indonesia hadir memerkan berbagai produk mereka. Mereka terdiri dari pengrajin, pengusaha, produsen dan eksportir kerajinan. Karena itu, pameran ini diharapkan dijadikan peluang untuk mengembangkan IKM tanah air untuk bisa bersaing di pasar mancanegara. 

Airlangga menambahkan, setiap tahunnya pengunjung Inacraft terus bertambah. Tahun ini sendiri ditargetkan, akan ada 200.000 pengunjung yang hadir di pameran ini. Tak hanya itu, sebanyak 60 negara juga direncanakan hadir untuk membuka peluang ekspor kerajinan Indonesia ke mancanegara.

Baca Lainnya : 1.421 Pengrajin IKM Ramaikan Inacraft 2019 yang Dibuka Presiden Jokowi Hari Ini

Di pameran ini sendiri, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan pengrajin, pengusaha, produsen dan eksportir dari berbagai pelosok nusantara sehingga peluang pengembangan usaha terbuka lebar.

“Pameran Inacraft ke 21 ini ditargetkan penjualannya Rp136 miliar dengan nilai ekspor Rp332 miliar dari pameran singkat yang hanya berlangsung lima hari,” kata Airlangga saat ditemui Trubus.id di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (24/4).

Ia menjelaskan, pameran Inacraft ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong tumbuhnya usaha di sektor kerajinan. Tak hanya itu, melalui pameran ini, Kementerian Perindustrian juuga menargetkan transaksi retail tumbuh hingga senilai Rp149 miliar. Hal ini tentunya sesuai dengan amanat Presiden Jokowi yang ingin mendorong tumbuh kembang IKM di tanah air.

“Bapak Presiden selalu meminta untuk mendorong ekspor salah satunya adalah sektor kerajinan yang mempunyai 700 ribu unit usaha di seluruh wilayah Indonesia,” tambahnya.

Baca Lainnya : Kemenperin Optimis Ekspor Kerajinan IKM Naik 5 % Tahun Ini

Airlangga menerangkan, saat ini total jumlah pekerja dari sektor kerajinan mencapai 1,3 juta jiwa. Dengan jumlah sebanyak itu, produk yang dihasilkan pun tidak sedikit. Karenanya, dirinya berharap nilai ekspor Indonesia di sektor kerajinan produksi para pengrajin ini bisa terus meningkat.

“Target ekspor kerajinan tahun 2019 sebesar 9 persen,” paparnya lagi.

Diakui Airlangga, ada sejumlah catatan untuk peningkatan nilai ekspor kerajinan berdasarkan pembicaraan langsung bersama para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang meminta desain pendamping dari pemerintah serta akses pendanaan.

“Khusus terkait dengan ekspor kebijakan yang bisa diambil adalah perkuatan dari lembaga pembiayaan ekspor yang diharapkan bisa untuk mendorong pengembangan industri, artinya pembiayaan jangka panjang. Nah ini sekarang yang tengah kami bahas yang mungkin bisa menjadi salah satu kunci peningkatan pendapatan dari pelaku IKM kerajinan di Indonesia,” pungkasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: