Maggot Bogor Dihargai Mahal Rp56 Ribu per kilogram di Belanda

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
23 April 2019   08:00

Komentar
Maggot Bogor Dihargai Mahal Rp56 Ribu per kilogram di Belanda

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dried Black Soldier Fly Larvae atau lebih dikenal dengan maggot ternyata laku US$ 4 atau sekitar Rp56 ribu per kilogram di Belanda. 

Dried black soldier fly larvae merupakan serangga penghasil larva atau maggot.

“Tahun lalu Kita sudah sempat ekspor. Tahun ini yang kedua. Total yang sudah diekspor ada 5 kontainer atau 7 ton tiap kontainernya,” kata Corporate Secretary Bio Cycle, Elza Mayang.

Elza mengungkapkan, maggot sebenarnya bukanlah pakan utama, melainkan pakan subsitusi atau tambahan seperti vitamin. Hal tersebut akan bermanfaat jika diberikan kepada lele atau bebek yang memberikan protein sangat tinggi.  Bahkan, untuk orang yang alergi akan protein (tinggi) bisa sakit perut, karena maggot mengandung protein tinggi. 

Baca Lainnya : Bisnis Bunga Kampung Flori Deli Serdang Hasilkan Pemasukan Rp1,5 Juta Sehari

“Tapi karena kita ekspor jadi kita harus ada sertifikasi Food and Drug Administration (FDA) jadi kita pakai bungkil kelapa sawit atau Palm Kernel Mill (PKM). Itu kadar proteinnya lebih tinggi,” ujarnya seperti dikutip Tabloidsinartani

 PT Sahabat Tani Farm di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, yang memasarkan magot di dalam negeri mengungkapkan, pengelolaan maggot untuk komersil dari telur dilakukan sekitar 15 hari. Sekitar 1 gr telur bisa menghasilkan sekitar 4 kg fresh larva. Dengan harga fresh larva Rp7 ribu per kilogramnya.  Sedangkan 4 kg fresh larva bisa menghasilkan 700 gram sampai 1,3 kg dried larva.

Sementara itu, penjualan magot kering dan produk turunannya ke mancanegara tanggung jawab PT Bio Cycle. Kedua perusahaan itu bernaung di bawah satu manajemen. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: