Bisnis Bunga Kampung Flori Deli Serdang Hasilkan Pemasukan Rp1,5 Juta Sehari

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
22 April 2019   14:00

Komentar
Bisnis Bunga Kampung Flori Deli Serdang Hasilkan Pemasukan Rp1,5 Juta Sehari

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kampung Flori yang berlokasi di Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, Deli Serdang merupakan sebuah desa yang sebagian besar masyarakatnya mengandalkan bisnis tanaman hias untuk memperbaiki perekonomian warga. Kondisi Kampung Flori yang bersih dan nyaman pun memanjakan pembeli dengan deretan puluhan kios tanaman hias berjejer rapih.

Juniardi, Kepala Desa Bangun Sari mengungkapkan, bahwa bisnis tanaman hias dapat memperbaiki perekonomian masyarakat sehingga taraf hidup mereka menjadi lebih baik.

"Jumlah petani dan pedagang tanaman hias aktif di desa ini sebanyak 1000 orang. Tanaman hias menjadi mata pencaharian utama warga," katanya.

Baca Lainnya : Bisnis Cuci Sepatu Mampu Raup Untung Besar dalam Sehari

Bahkan penghasilan yang diperoleh juga mencapai Rp1,5 juta per hari. "Penghasilan dengan berdagang tanaman hias untuk setiap pedagang atau petani berkisar antara Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta per hari," kata Kelompok Tani Sadar Wisata, Dwi Sujatmiko.

Adapun tanaman hias yang tersedia di kampung Flori di antaranya bougenfil, dracaena, pucuk merah, cemara, beringin, mawar, aneka tanaman hias daun dan bunga serta puluhan jenis tanaman hias lainnya.

Harga produknya pun dijual beragam, mulai kisaran puluhan ribu sampai jutaan rupiah tergantung jenis dan ukurannya. Melihat potensi ekonomi yang besar, pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian mendorong pengembangan kawasan kampung flori tersebut.

Baca Lainnya : Inovatif, BUMDes Jaya Aulia Bisnis Daun Katuk Sebagai Pakan Sapi Ternak

"Saya sangat bangga dengan petani yang sekaligus pedagang tanaman hias di sini. Mereka bisa mengembangkan perekonomian melalui tanaman hias," kata Plt. Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf saat melakukan kunjungan kerja ke kampung Flori Bangun Sari beberap waktu lalu.

Dampak lainnya yaitu, Kampung Bangun Sari menjadi indah, bersih dan menjadi obyek wisata yang tentunya menambah kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Kementerian Pertanian juga mendorong untuk setiap provinsi/kabupaten agar membangun agrowisata berbasis hortikultura untuk peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat.

Baca Lainnya : Bisnis Jasa Titip, Dari Hobi Belanja Hingga Raih Pemasukan

"Kami memberikan bimbingan teknis budidaya dan pasca panen bersama Dinas Pertanian Propinsi dan Kabupaten. Hal yang perlu kita dorong dari Kampung Flori Bangun Sari adalah penguatan kelembagaannya, pembentukan koperasi petani/pedagang tanaman hias. Tujuannya agar petani menjadi lebih kuat dan kompak, harga bisa diatur seragam dan pendapatan petani bisa lebih meningkat. Bahkan kita sudah ekspor untuk anggrek, krisan, lili, dracaenae, tilansia dan lainnya" pungkasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: