Generasi Milenial Indonesia Terdepan di ASEAN Ciptakan Lapangan Kerja Baru

TrubusNews
Thomas Aquinus
18 April 2019   15:00 WIB

Komentar
Generasi Milenial Indonesia Terdepan di ASEAN Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Berdasarkan hasil penelitian, pemuda Indonesia menjadi yang terdepan di ASEAN yang berpikiran positif membangun negeri dan menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memanfaatkan teknologi.

Pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat generasi muda berlomba membangun perusahaan rintisan (startup) dan mengembangkan karier secara mandiri untuk menjadi wirausaha baru.

Hasil penelitian Sea Group kepada 14.000 anak muda Indonesia menyebutkan 24% responden menginginkan punya bisnis sendiri; 17% bekerja di pemerintahan; 16,5% ingin melanjutkan usaha keluarga; dan 3,2% ingin bekerja di rintisan startup.

Baca Lainnya : Kemenperin Dorong Generasi Milenial Tumbuhkan IKM Alas Kaki Melalui IFCC 2019

Selain melakukan survei kepada anak muda di Indonesia, Sea Group bekerja sama dengan World Economic Forum (WEF) juga melakukan survei pemuda di Asia Tenggara. Hasil survei memperlihatkan, motivasi pekerjaan generasi muda Indonesia adalah ingin memberi dampak positif kepada masyarakat dan komunitas.

Indonesia berada di tingkat paling atas atau 25,7% pemuda yang memiliki keinginan tersebut. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Filipina dan Vietnam. Menurut Chief Economist Sea Group Santitarn Sathiratai, ada korelasi atas hasil penelitian. Dalam penelitian itu ada keinginan anak muda menjadi entrepreneur karena tidak lagi ingin memiliki penghasilan besar.

"Generasi Indonesia masa kini ingin mempunyai nilai dalam hidupnya dan berani untuk menjadi lebih mandiri," kata Santitarn di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keinginan tersebut merupakan hal positif bila mereka menjadi pengusaha, tentu akan memiliki dampak untuk orang lain. Motivasi generasi muda Indonesia ini menurutnya membuat perusahaan berpikir untuk menawarkan sesuatu yang lebih menarik selain penghasilan.

Baca Lainnya : 200 Koperasi di Jabar akan Digitalisasi Sasar Generasi Milenial

"Perusahaan teknologi mengikuti kemauan anak muda. Mereka bukan hanya memberikan yang terbaik untuk pembeli, tapi juga memberdayakan entrepreneur. Ini yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh anak muda," ujarnya.

Sementara itu, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, pemerintah berperan dalam mencetak wirausaha berbasis digital sejak 2018.

Bekerja sama dengan SEAMEA yakni Asosiasi Kementerian Pendidikan Se-ASEAN, pemerintah memfasilitasi anak-anak SMK wirausaha berbasis digital, dari berdagang online, startup, hingga usaha lain.

Baca Lainnya : Era Digital Bawa Generasi Milenial Mudah Raih Kekayaan

Kepala Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri Kemendikbud Saryadi Guyatno menyampaikan, konsep yang dikembangkan yaitu mulai awarness hingga mentoring, secara daring melalui video confrence oleh narasumber ahli.

Saryadi mengungkapkan, ada dua pelajaran wajib yang diberlakukan kepada semua jurusan di SMK. Pertama simulasi digital, yakni siswa mempelajari teknologi terkini yang digunakan di industri digital. Kedua, produk kreatif dan kewirausahaan. [NN]

 

  2


500 Karakter

Artikel Terkait

Menkop UKM Ungkap 5 Masalah Utama yang Hambat Perkembangan UMKM

Keuangan Mikro   15 Nov 2019 - 08:08 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Sistem IDM Dapat Membantu Pembangunan Desa Mandiri

Pendampingan   15 Nov 2019 - 06:52 WIB
Bagikan: