Desa Lemah Duhur Terpilih Sebagai Desa Mitra Pendampingan Polbangtan Bogor

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
15 April 2019   06:00

Komentar
Desa Lemah Duhur Terpilih Sebagai Desa Mitra Pendampingan Polbangtan Bogor

Kepala Badan PPPSDMP , Momon Rusmono (kiri) (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpilih sebagai Desa Mitra Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor berdasarkan hasil survei.

Desa Mitra Polbangtan Bogor akan mendapat dampingan berupa pemberdayaan terpadu dari bimbingan teknis, penguatan kapasitas, dan pengembangan kelembagaan tani, temu bisnis hingga fasilitas bantuan ternak bibit hingga alat mesin pertanian (Alsintan).

Pemberdayaan Desa Mitra sendiri merupakan program pengabdian masyarakat Polbangtan Bogor yang dilakukan secara terpadu dengan melibatkan dinas/instansi terkait.

Baca Lainnya : Dana Desa Berhasil Angkat Kopi Liberika Menjadi Produk Unggulan Kedaburapat

Program Desa Mitra sendiri terdiri dari empat fase, fase pertama di tahun 2019, adalah Benah Kelompok, fase kedua pada tahun 2020, yaitu Penumbuhan Asosiasi/Gabungan Kelompok Tani, fase ketiga di tahun 2021, yaitu Penumbuhan Kelembagaan Ekonomi Petani, dan fase keempat Pemantapan Kelembagaan Ekonomi Petani.

Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian (BPPSDMP), Momon Rusmono mengungkapkan rasa kangennya ingin kembali ke kampus “Karena jujur saya merasa muda lagi di kampus Polbangtan” katanya.

Momon menyampaikan, bahwa tugas pendidikan itu menciptakan SDM pelaku utama pertanian yang professional mandiri dan berdaya saing.

Baca Lainnya : Presiden Jokowi Komitmen Alokasikan Dana Operasional Kepala Desa

"SDM yang pertama adalah petani. Kita bangun kedepan petani sebagai sebuah profesi. Dimana petani bekerja bukan hanya sebagai petani tapi sebagai profesi yang paham bisnis dari hulu sampai hilir. Dari mulai penyediaan sarana prasarana produksi pertanian hingga pemasaran online," terangnya.

Menurutnya, kunci pertanian di Bogor yang dekat dengan ibukota adalah informasi pasar.

"SDM pertanian baik petani, penyuluh, mahasiswa, santri tani milenial harus selalu menjadi muda dengan mengikuti perkembangan ilmu komunikasi dan informasi serta iptek," katanya.

Baca Lainnya : Dana Desa Kini Fokus Digunakan untuk Tingkatkan Produk Unggulan

Oleh sebab itu, lulusan Polbangtan sudah diarahakan menjadi pencipta lapangan pekerjaan melalui program pemberdayaan wirausaha muda pertanian yang mendapat dana 15-35 juta untuk membuat startup usaha di bidang pertanian.

Diupayakan, melalui kerjasama Polbangtan dengan Desa Mitra akan menciptakan sinergi menghasilkan petani berdaya, petani sejahtera. Selain itu juga meningkatkan regenerasi petani milenial di desa-desa yang punya potensi pertanian dan peternakan. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: