200 Koperasi di Jabar akan Digitalisasi Sasar Generasi Milenial

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
10 April 2019   14:00

Komentar
200 Koperasi di Jabar akan Digitalisasi Sasar Generasi Milenial

Ilustrasi digitalisasi koperasi (Foto : Trubus.id/Iwan)

Trubus.id -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 200 koperasi di wilayah Jabar akan terdigitalisasi tahun ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengikuti perkembangan teknologi digital dan menyasar generasi milenial.

"Kabupaten Bandung sendiri merupakan daerah yang sangat potensial untuk mengembangkan koperasi. Kebetulan sektor koperasi juga ada di sini seperti Koperasi KPBS Pangalengan dan Pondok Pesantren Al-Ittifaq Rancabali," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Jabar, Kusmana Hartadji.

Selain melakukan digitalisasi koperasi, pihaknya juga akan melakukan rebranding (memperkenalkan kembali) koperasi supaya dikenal dan diminati kalangan generasi milenial.

Baca Lainnya : Koperasi dan UMKM Perlu Direstrukturisasi

"Karena dulu koperasi sangat identik dengan orang tua dan sekarang kami akan mengenalkan koperasi ke generasi muda dimulai dari tingkat SMA atau SMK," ungkap Kusmana Hartadji.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Promosi Usaha Koperasi Menuju Koperasi Yang Berdaya Saing beberapa waktu lalu. Dirinya berharap bimtek tersebut dapat meningkatkan perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha dan koperasi di Kabupaten Bandung.

"Dengan pengelolaan koperasi secara terstruktur dan berkelanjutan ini, diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengurangi tingkat pengangguran, menurunkan tingkat kemiskinan, dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat Kabupaten Bandung," ungkap Teddy Kusdiana.

Baca Lainnya : Dinas KUMKM Aktifkan 65 Persen dari 617 Koperasi di Bekasi

Dirinya mengimbau, melalui kegiatan itu Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Kabupaten Bandung harus melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha dan koperasi di Kabupaten Bandung.

"Kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai bimtek saja, ke depannya koperasi harus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaku usaha dan koperasi," katanya.

Baca Lainnya : Kemenkop UKM Dukung Kemitraan Koperasi dan Pelaku UMKM di DIY

Kepala Diskop-UKM Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong pelaku UKM yang masuk kedalam koperasi agar bisa lebih berdaya saing.

"Semoga dapat mendorong pelaku UKM agar bisa mencapai daya saing yang lebih kompetitif baik tingkat regional, nasional bahkan internasional. Salah satunya adalah dengan mendigitalisasikan koperasi, yang nantinya dapat mempermudah pelaku usaha dalam mempromosikan usahanya, melalui media sosial," pungkasnya. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: