Pasar Rakyat Hasil Revitalisasi Harus Bermanfaat pada UKM

TrubusNews
Thomas Aquinus
10 April 2019   09:00 WIB

Komentar
Pasar Rakyat Hasil Revitalisasi Harus Bermanfaat pada UKM

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pasar rakyat hasil revitalisasi harus memberikan manfaat pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang berdagang di tempat itu maupun masyarakat sekitar. 

"Ukuran keberhasilan revitalisasi pasar rakyat itu bukan hanya perbaikan infrastruktur pasar saja, namun juga harus mampu meningkatlan nilai tambah pada UKM yang berdagang di sana. Omsetnya harus naik, juga adakah tambahan penyerapan tenaga kerja di sana," ungkap Victoria br Simanungkalit dalam acara Sinergitas Sosialisasi Penajaman Program Tugas Pembantuan Revitalisasi Pasar Rakyat yang dikelola koperasi, revitalisasi pasar rakyat di daerah tertinggal perbatasan dan pasca bencana, serta Penataan PKL, di Jakarta, baru-baru ini.

Dikatakan Victoria sejauh ini Kemenkop dan UKM telah melalukan revitalisasi pasar sebanyak 789 unit di 389 kabupaten/kota. Dari jumlah sebanyak itu, diakui, ada koperasi yang sukses dalam mengelola pasar, ada juga yang belum banyak memberikan manfaat bagi UKM dan rakyat sekitar. 

Baca Lainnya : Revitalisasi Pasar Langkah Tepat Tumbuhkan Ekonomi Rakyat dan UMKM

"Ini yang harus kita evaluasi bersama kenapa sampai pasar itu banyak yang kosong pedagangnya, dan tidak menarik. Apa pengelolanya yang ndak benar atau sebab yang lain," katanya.

Victoria menilai walaupun secara umum revitalisasi pasar rakyat yang dilakukan selama ini cukup bagus. Namun, dari sisi peningkatan nilai tambah bagi UKM setempat masih perlu dioptimalkan.

Baca Lainnya : Program Revitalisasi Pasar Rakyat Dirasa Sanggup Dongkrak Nilai Transaksi

"Produk UKM lokal belum banyak yang berkembang bahkan cenderung menggelar karpet merah untuk produk impor. Lihat saja dari keset, sapu, bulu ayam, pakaian batik bahkan diimpor, dan dijual disana," ujarnya seperti dilansir Wartaekonomi.

Oleh sebab itu, Victoria menilai ke depannya revitalisasi pasar akan dikembangkan melalui pendekatan tematik. Dalam hal ini produk produk lokal UKM setempat akan diprioritaskan untuk di jual di pasar rakyat, berikut juga budaya lokalnya akan dikembangkan juga. Dengan demikian pasar rakyat tak hanya sebagai tempat jual beli namun juga bisa menjadi tempat destinasi wisata. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Cegah Virus Corona, Kemendes PDTT Bentuk Desa Tanggap Covid-19

Pendampingan   26 Mar 2020 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: