Omset Jutaan Rupiah Sekali Panen dari Budidaya Biji Genitri

TrubusNews
Thomas Aquinus
10 April 2019   08:00 WIB

Komentar
Omset Jutaan Rupiah Sekali Panen dari Budidaya Biji Genitri

Biji Genitri (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Omset jutaan rupiah sekali panen dari budidaya Biji Genitri memberikan potensi baru yang cukup menjanjikan saat ini. Biji Genitri sendiri biasa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat manik-manik seperti gelang, kalung, tasbih atau kerajinan lainnya.

"Penjualan buah atau biji, mampu mengubah kondisi ekonomi orang-orang yang sebelumnya pas-pasan dan mereka bisa meraup omset jutaan rupiah sekali panen,” ungkap salah satu petani Genitri di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Supanudi.

Tanaman ini ternyata memiliki nilai ekonomi yang tinggi, terutama untuk buah atau bijinya yang ternyata menjadi salah satu komoditi ekspor. Selain itu, tumbuhnya sepanjang waktu dan dapat tumbuh dimana saja. Tidak mengenal musim hujan atau pun kemarau. 

Baca Lainnya : Kisah Sukses Penyandang Down Syndrome dan Peluang Usaha Secara Mandiri

Genitri atau jenitri merupakan tanaman asal India yang bijinya sering dimanfaatkan untuk membuat manik-manik seperti gelang, kalung, tasbih atau kerajinan lainnya. Bentuknya khas, bulat namun tidak mulus.

Mencoba peruntungannya, Supanudi tidak sendiri melakukan budidaya tanaman ini. Pelda Karni seorang Babinsa Koramil Gampengrejo juga memanfaatkan lahan miliknya seluas 1.750 meter persegi untuk ditanami genitri.

Dirinya memanfaatkan memanfaatkan lahan miliknya seluas 1.750 meter persegi setelah mengetahui potensi tanaman genitri. Lokasi pertanamannya ada di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dengan ketinggian 67 mdpl.

Banyak yang kurang mengetahui potensi tanaman genitri. Faktanya, tanaman yang satu ini memang belum banyak diketahui secara luas nilai nominal rupiahnya apabila dibudiayakan, sekaligus dijual.

Baca Lainnya : Bisnis Tanaman Wijaya Kusuma Sekali Panen Untung Rp25 Juta

Sapanudi mengungkapkan, proses pengambilan biji dilakukan setelah buah dipetik, lalu kulitnya dikelupas semua alias tinggal bulatan batok dan selanjutnya biji tersebut dikeringkan. Bukan hanya sebagai manik-manik atau alat peribadatan, biji genitri dapat digunakan sebagai bahan penyamak kulit dan obat-obatan.

Dijelaskan Supanudi satu pohon genitri dapat menghasilkan buah atau biji sekitar 5.000-6.000 butir pada panen perdana.

“Untuk eceran, rata-rata biji genitri berdiameter  5 milimeter dijual per 100 butir dalam kemasan plastik, sedangkan untuk penjualan besar, dijual per 1.000 butir dalam kemasan plastik ukuran besar,” ungkapnya.

Sementara itu, agar bisa tetap produktif, Supanudi mengungkapkan bibit yang akan ditanam sebaiknya dipilih dari bibit hasil cangkokan batang dari pohon jenis super yang sudah pernah berbuah, dan bibit dari hasil sambung antara batang hasil semaian biji dengan pucuk batang yang berasal dari bibit jenis super yang sudah pernah berbuah.

Baca Lainnya : Bisnis Telur Burung Puyuh Untungnya Berlipat Ganda

“Untuk pemupukan sebaiknya menggunakan pupuk NPK dan phonska yang disesuaikan dengan kesuburan tanah. Saat musim kemarausebaiknya tanah disiram air supaya pupuk larut dalam tanah, biarkan beberapa hari,” katanya, seperti dikutip dari Tabloidsinartani.

Secara umum, tanaman ini berbuah sekali dalam satu tahun atau satu musim. Namun jika dilakukan perawatan dengan baik dan tepat, tanaman dapat berbuah sepanjang tahun terus-menerus. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Trubus Dorong Kemandirian Pangan Keluarga dengan Tabulampot

Pendampingan   08 Agu 2020 - 16:11 WIB
Bagikan:          

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan: