Pameran Jogja Istimewa Upaya Kemenperin dan Dekranasda Perluas Kerajinan Lokal

TrubusNews
Thomas Aquinus
09 April 2019   16:00 WIB

Komentar
Pameran Jogja Istimewa Upaya Kemenperin dan Dekranasda Perluas Kerajinan Lokal

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Melalui Pameran Jogja Istimewa, Kementerian Perindustrian bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DI Yogyakarta berupaya memperluas pasar produk kerajinan, fesyen dan kuliner Jogja.

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Eddy Siswanto dalam pembukaan pameran di Jakarta, Selasa (9/4), menyampaikan Yogyakarta memiliki keunggulan di sektor ekonomi kreatif melalui industri kerajinan, fesyen dan kulinernya.

"Kami berharap dukungan dalam bentuk promosi yang kami lakukan ini membantu IKM tumbuh dan berkembang," ujarnya.

Baca Lainnya : Kemenperin Dorong Generasi Milenial Tumbuhkan IKM Alas Kaki Melalui IFCC 2019

Eddy juga menuturkan sebagai kota wisata, pendidikan dan budaya, Yogyakarta penuh dengan bentuk budaya fisik dan nonfisik juga talent ekonomi kreatif.

"DI Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang berhasil mengembangkan potensi industri kreatif, khususnya sektor kerajinan. Sejalan dengan itu, pengembangan potensi IKM kerajinan merupakan program prioritas yang dilakukan oleh Kemenperin. Ide, inovasi, seni dan kekayaan intelektual yang dimiliki sumber daya manusia Yogyakarta diharapkan dapat mendukung ekonomi kreatif provinsi tersebut untuk mendorong daya saing produk," terangnya.

Wakil Ketua Dekranasda DI Yogyakarta GKBRAA Paku Alam, dalam kesempatan yang sama juga berharap melalui pameran tersebut dapat mendorong perajin Yogyakarta agar lebih dikenal di ibukota.

Baca Lainnya : 10.000 IKM Digital Jadi Target Kemenperin

Pamerantersebut merupakan ajang promosi sekaligus sarana IKM untuk berinteraksi secara langsung dengan para konsumen sehingga dapat mengetahui selera konsumen.

"Produk Jogja itu memang kurang promosinya, padahal produknya bagus-bagus sekali. Dengan pameran ini diharapkan bisa menjadikan produk Jogja lebih terkenal dan mendunia. Sekaligus mendorong produk mereka lebih mengikuti selera pasar," katanya.

Baca Lainnya : Kemenperin Targetkan Bentuk 20.000 Wirausaha Baru IKM

Pameran Jogja Istimewa akan digelar 9-12 April 2019 di Plasa Pameran Industri di Kementerian Perindustrian Jakarta. Pameran itu diikuti oleh 52 IKM kerajinan kayu, perak, logam, anyaman, aksesoris, batik hingga makanan olahan dari lima kota/kabupaten di DI Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Aris Paskalis, menyampaikan, pameran ini merupakan ajang promosi bagi produk unggulan IKM DI Yogyakarta dan sudah memasuki tahun ke-4 pelaksanaan pameran. [NN]

  2


500 Karakter

Artikel Terkait

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Peran Perempuan dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Pendampingan   30 Juli 2020 - 16:14 WIB
Bagikan: