Pelaku UMKM Belitung Masih Terganjal Bagaimana Cara Ekspor Barang

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
09 April 2019   07:00

Komentar
Pelaku UMKM Belitung Masih Terganjal Bagaimana Cara Ekspor Barang

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Belitung yang mengikuti Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) beberapa waktu lalu menarik minat para pembeli dari negeri Jiran. Namun sayangnya, pelaku UMKM ini masih terganjal belum memahami cara ekspor barang.

Vera, satu di antara UMKM yang bertemu pembeli dari Malaysia mengungkapkan, usaha teri krispi dan krispi udang bermerek Juve miliknya mendapat dua buyer atau pembeli yang tertarik menyalurkan produknya di Malaysia.

"Mereka juga menanyakan kemampuan produksi, aku bilang, tergantung pesanan," ujarnya, Senin (8/4).

Baca Lainnya : Gali Potensi UMKM, Ini Rencana Kolaborasi Perajin Jogja dan Medan

Selain itu, pembeli juga menanyakan pengiriman barang atau ekspor ke Malaysia. Namun, diakui Vera dirinya belum menindaklanjuti lebih jauh karena masih terganjal belum mengetahui cara ekspor barang.

"Ada dua buyer yang tertarik, tapi belum ada pembicaraan lebih lanjut karena buyer mintanya barang langsung di ekspor ke Malaysia. Mau bagaimana lagi, kami mau ekspor belum tahu caranya," ujarnya.

Sementara itu, pelaku usaha lainnya, Cucu Maryati yang sudah dua tahun terakhir mengikuti business matching ke Malaysia. Pemilik UMKM Murni tersebut mengatakan, tahun lalu ia sudah mendapatkan dua buyer yang membeli produk lada, kopi lada hitam, dan teh daun kelor yang dimilikinya.

Baca Lainnya : Dinas KUMKM Aktifkan 65 Persen dari 617 Koperasi di Bekasi

"Tahun lalu ada dua, lalu yang tahun ini ada dua lagi buyernya. Jadi hasil dari kegiatan business matching yang ini, saya mendapat tambahan buyer dan tambahan kuantitas produk yang dikirim. Tapi buat kali ini saya masih nego harga," katanya.

Dijelaskannya, awal pertama pengiriman produk lada Murni, bahkan mampu mengirimkan barang hingga 1-2 ton. Buat pemenuhan produksi ia pun sudah bekerjasama dengan Koperasi Kacang Butor.

Sementara terkait ekspor barang, ia mengatakan selama ini produk yang dimilikinya hanya dikirim ke Jakarta.

"Jadi buyer saya yang di Malaysia itu punya gudang di Jakarta, jadi saya hanya perlu kirim barang ke Jakarta," ujarnya.

Baca Lainnya : Produk UMKM Jogja Dipromosikan ke Warga Medan

"Buat ekspor saya belum begitu paham prosedurnya dan pengiriman ke gudang buyer juga untuk menghemat biaya operasional," kata Cucu.

Meski begitu, Cucu berencana mempelajari ekspor barang agar selanjutnya dapat menjadi konsolidator buat mengirimkan barang UMKM Belitung ke luar negeri.

"Jadi nanti UKM lain bisa bergabung mengumpulkan produk untuk ekspor, biar maju bersama dengan UKM lain," katanya. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: