Agar Industri Kreatif Tanah Air Maju, Kementerian BUMN Bikin Kelas Kreatif untuk Generasi Muda

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 April 2019   21:00 WIB

Komentar
Agar Industri Kreatif Tanah Air Maju, Kementerian BUMN Bikin Kelas Kreatif untuk Generasi Muda

Ilustrasi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dalam rangka mendukung dan meningkatkan keterampilan dan kompetensi generasi milenial  di bidang industri kreatif, Kementerian BUMN menggelar program kelas kreatif BUMN di 31 kota di Indonesia.

Dilaksanakan sejak Maret hingga April 2019, kegiatan ini 10.000 orang peserta. Di Kota Sumenep, acara tersebut diadakan pada Sabtu (6/4) kemarin. Tingginya peserta menunjukan banyak generasi muda yang ingin berkontribusi mengembangkan ekonomi kreatif di daerahnya.

Menurut data Bekraf, kontribusi produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif Provinsi Jawa Timur sebesar 9,37 persen. Berada di posisi ke-4 setelah Jogja 16,12 persen; Bali 12,57 persen dan Jawa Barat 11,81 persen.

Baca Lainnya : Kemenkop UKM Dorong Generasi Muda Bangun Ekonomi Kreatif

Di Sumenep. kelas kreatif diikuti 345 peserta dengan empat ilihan kelas keterampilan yaitu barista, make up artis, vlog dan digital marketing.

”Dengan adanya pilihan kelas keterampilan, para peserta dapat memilih mengikuti kelas yang dirasa sesuai dengan minat, bakat dan kebutuhannya,” kata Direktur Utama RNI, Didik Prasetyo, Sabtu (6/4).

Kelas keterampilan yang diberikan disesuaikan kebutuhan generasi muda sekitar. Sehingga, pelatihan yang dilaksanakan dapat bermanfaat dan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja atau mendirikan usaha.

Baca Lainnya : Ekonomi Kreatif, Fokus Indonesia untuk MIKTA

"Para peserta tidak hanya mendapatkan teori saja, tapi juga mendalaminya melalui praktek," kata Didik, dikutip dari Beritsatu.

Untuk itu, ia berharap apabila kelas kreatif BUMN dapat mengispirasi generasi milenial untuk menunjukkan eksistensinya dan mampu berdaya saing di era digital. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Syarat Pengembangan Desa Pesisir Menjadi "Dewi Bahari"

Pendampingan   18 Mei 2020 - 13:21 WIB
Bagikan: