BUMDes Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tingkatkan Ekonomi Desa Melalui Pertanian

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
05 April 2019   07:00

Komentar
BUMDes Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tingkatkan Ekonomi Desa Melalui Pertanian

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) HSS Kamidi mengungkapkan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dimiliki desa-desa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) merupakan lembaga ekonomi desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang pertanian.

"Meningkatnya hasil pertanian di HSS menjadi peluang usaha pengembangan hasil petadi melalui Bumdes," ujar Kamidi saat Workshop Kemitraan Bumdes se-Kabupaten HSS, yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Kandangan, Kamis (4/4).

Adapun salah satu tujuan workshop juga untuk menggerakkan sekaligus meningkatkan BUMDes di sektor pertanian organik.

Baca Lainnya : Inovatif, BUMDes Kurnia Makmur Buka Usaha Variasi Pemasangan Audio Mobil

"Juga membangun kemitraan untuk mencapai tujuan dalam program yang tertuang di RPJMD Kabupaten HSS Sehati Plus Cinta yaitu Bergerak Bangkit Bersama Bumdes Meningkatkan Ekonomi desa di HSS," ujar Kamidi.

Selain sektor pertanian, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) juga mempunyai banyak potensi yang bisa digali sebagai peluang usaha dalam rangka kemandirian desa. Beberapa di antaranya adalah tanah kas desa, objek wisata, usaha ekonomi kreatif, bangunan aset desa dan sektor perkebunan.

Bupati HSS H Acmad Fikry dalam sambutan yang dibacakan Pjs Sekda HSS H Hubriansyah mengatakan, di HSS sudah banyak desa memiliki BUMDes dengan jenis usaha yang variatif. Namun, Bupati mengingatkan agar jangan sampai keberadaan Bumdes malah mematikan usaha masyarakat.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Dorong Produk BUMDes Memiliki Standar Ekspor

"Justru harus menjadi mitra yang bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati.

Diharapkan dari workshop ini bisa menambah wawasan para pengelola maupun aparat desa, ‎bagaimana usaha dari penggalian potensi desa itu bisa berkembang menjadi besar sampai mandiri.

Peserta workshop sendiri berjumlah 120 orang, terdiri pengelola Bumdes yang mengembangkan potensi di bidang pertanian. Adapun narasumber, dari Bank Kalsel Syariah Cabang Kandangan, dan Direktur Bumdes Bakti Desa Gambah Dalam Barat yang mengembangkan pertanian organik. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: