PLUT-KUMKM Tasikmalaya Disambut Antusias Pelaku Koperasi dan UMKM

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
25 Mar 2019   21:30

Komentar
PLUT-KUMKM Tasikmalaya Disambut Antusias Pelaku Koperasi dan UMKM

Ilustrasi gedung PLUT-KUMKM (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) - KUMKM di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, disambut antusias tinggi oleh pelaku koperasi dan UMKM. Kasubag Tata Usaha UPT PLUT Tasikmalaya, Lisnawati menjelaskan, terus mendukung dan memberikan dampingan kepada para pelaku koperasi dan UMKM dengan didukung oleh para konsultan pendamping yang mempuni.

Sebelumnya, sejak diresmikan pada 2015, Gedung PLUT - KUMKM terus menunjukan eksistensi dan perannya sehingga menyumbang kesuksesan bagi para pelaku koperasi dan UMKM lokal.

Adapun tujuan pendampingan melalui PLUT - KUMKM adalah memberikan layanan jasa non finansial sebagai solusi atas permasalahan KUMKM. Selama ini, sasaran PLUT adalah meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas kerja dan daya saing KUMKM melalui pendamping bidang kelembagaan, SDM, produksi, pembiayaan (bank,non bank) dan pemasaran.

Baca Lainnya : Kemenkop UKM dan IPB Kolaborasi Pemberdayaan Koperasi dan UMKM

"Antusiasme mereka (koperasi dan UMKM) sangat tinggi. Kalau diadakan pelatihan atau sosialisasi koperasi, mereka ikut serta. Walaupun kita tahu, gedung PLUT jauh dari tempat tinggal mereka, tapi mereka mau datang," katanya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, untuk layanan pegelolaan, PLUT - KUMKM melakukan dampingan konsultasi atau mentor bisnis, promosi atau pemasaran, IT dan e-commerce, akses ke sumber pembiayaan, pelatihan bisnis, networking dan kemitraan usaha, bahan proposal KUMKM dan layanan pustaka enterpreneur.

"Inilah yang membuat mereka bersemangat untuk datang ke PLUT setiap kali kita mengadakan pelatihan, karena ilmu yang akan didapatkan dari sana sangat penting bagi pengembangan usaha mereka," ujarnya.

Baca Lainnya : Kemenkop UKM Dorong Generasi Muda Bangun Ekonomi Kreatif

Selain sarana pelatihan dan sosialisasi, PLUT -  KUMKM di Kabupaten Tasikmalaya ini juga membuka galeri produk unggulan daerah. Berbagai macam produk hasil karya pelaku usaha dipasarkan di sana, seperti kerajinan batok kelapa, tas dan dompet yang terbuat dari rajutan daun pandan, makanan olahan, bordir kebaya, mukena hingga baju koko.

"PLUT ini semacam rumah bagi koperasi dan UKM. Kalau saat ada kunjungan dari pejabat pusat, biasanya produk-produk itulah yang laku dibeli," katanya.

Sementara itu, Abdul Kadir Damanik, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM), mengungkapkan, PLUT - KUMKM Tasikmalaya sempat menjadi perhatian karena sejak awal berdiri, PLUT tersebut belum berjalan optimal. Setelah 2017 akhir, PLUT Tasikmalaya menunjukan perkembangan yang bagus.

Baca Lainnya : Pelaku UKM Diuntungkan Lebih Hemat dengan Bahan Bakar Alternatif Biopelet

"Sekarang aktivitasnya sudah mulai banyak. Dengan dorongan pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM, maka kegiatan PLUT Tasikmalaya mulai kelihatan," kata Kadir.

Menurutnya, berkembang tidaknya suatu PLUT - KUMKM akan bergantung pada komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatiannya. Misalnya dengan memberikan dukungan anggaran melalui APBD dan menyiapkan dukungan sumber daya manusianya.

"Kepala dinasnya pernah bilang untuk lebih memperhatikan PLUT Tasikmalaya, sehingga waktu saya ke sana, pada 2018, sudah mulai menunjukan performance yang baik. Aktivitas PLUT  sangat bergantung pada pemerintah daerah. Kalau mereka memberikan perhatian yang baik, maka PLUT juga akan berkembang dengan baik," tambah Kadir. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: