Menggunakan Teknologi, Stephanie Yoe Berhasil Pangkas Broker

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
20 Mar 2019   21:00

Komentar
Menggunakan Teknologi, Stephanie Yoe  Berhasil Pangkas Broker

Stephanie Yoe (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Stephanie Yoe, finalis Puteri Indonesia asal DKI Jakarta tahun 2015 ini memiliki perjalanan hidup yang menarik untuk disimak. Kecintaannya terhadap dunia teknologi dan wirausahanya dipadukannya dengan mendirikan startup teknologi miliknya sendiri, CutBroker pada tahun 2016.

Stephanie menjelaskan, CutBroker dibangun dengan memiliki nilai tujuan hidup yaitu membantu, menciptakan dampak yang menguntungkan, berkelanjutan dan beri positif bagi semua orang yang tinggal di Indonesia.  

"Mirip dengan bagaimana saya melihat keberadaan musik dan seni menghibur publik dan memberikan kesenangan dan kehangatan, saya melihat kewirausahaan sebagai saluran kreatif bagi saya untuk menyalurkan energi dan bakat saya juga", katanya.

Baca Lainnya : Nauval, Entrepreneur Muda dari Boyolali yang Berdayakan 250 Petani Susu

CutBroker sendiri merupakan startup teknologi dengan layanan properti yang memungkinkan pencari rumah terhubung dengan pemiliknya tanpa perlu perantara.

“Saya menyadari bagaimana perantara menggunakan konsumen untuk mengambil bagian yang lebih besar melalui penawaran mereka, jadi ide saya adalah memotong bagian mereka dan membantu konsumen,” ungkap Stephanie.

Stephanie mengungkapkan, dalam merintis starup miliknya tidak ada proses yang mulus, kegagalan sudah menjadi sahabat akrab di dalamnya. Bahkan, dirinya juga kerap merasakan kegagalan dalam perusahaan rintisannya itu.

Baca Lainnya : Belajar dari Pemuda Banten Cara Budidaya Tanaman Hidroponik yang Menjanjikan

“Sayangnya, kami terlalu dini untuk merilisnya ke publik karena itu bukan waktu yang tepat sama sekali. Selain itu, banyak pemilik rumah generasi tua tidak keberatan membayar komisi untuk menyelamatkan mereka dari banyak masalah. Mereka lebih suka membayar biaya komisi 3 persen, daripada berurusan dengan orang asing yang melecehkan mereka,” terang Stephanie.

Namun dirinya pantang menyerah. Perlahan CutBroker mulai terlihat keberhasilannya ketika banyak milenial yang memutuskan untuk membeli lebih banyak rumah dan tak tertarik menggunakan perantara. Mulai dari sanalah, kondisi keuangan CutBroker mulai berhasil.

Baca Lainnya : Desainer 18 Tahun Muda dan Cantik Ini Siap Kejutkan Paris Fashion Week

“Kami jatuh tujuh kali, tapi bangkit delapan kali. Saya menghadapi banyak kegagalan dan membuat banyak pilihan buruk, tetapi saya tidak pernah membiarkannya menguras tujuan saya untuk tetap berpegang pada misi saya. Saya juga telah belajar bahwa saya harus bertanggung jawab atas pilihan saya dan memilikinya. Jika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang saya harapkan, maka saya sendiri yang menentukan bagaimana cara memperbaikinya,” jelasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: