Dorong Perekonomian Rakyat, 10.000 Peserta Ikuti Festival Sarung Tenun NTT

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
28 Feb 2019   06:00

Komentar
Dorong Perekonomian Rakyat, 10.000 Peserta Ikuti Festival Sarung Tenun NTT

ilustrasi kain tenun NTT (Foto : Trubus.id / Thomas Aquinus Krisnaldi)

Trubus.id -- Sebagai bagian dari mendorong perekonomian rakyat, sekitar 10.000 peserta dari berbagai kalangan akan mengikuti kegiatan akbar Festival Sarung dan Musik Nusa Tenggara Timur (NTT) di arena Car Free Day (CFD) di Kota Kupang, NTT, Sabtu (2/3).

Festival tersebut akan menampilkan kain tenun ikat hasil kreasi kaum perempuan di seluruh pelosok Flobamora yang beraneka ragam, serta sarat pesan kearifan lokal yang unik.

“Kami ingin mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya penenun. Juga untuk membangkitkan kebanggaan di kalangan generasi muda dan kaum milenial terhadap kain sarung NTT,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT Julie Sutrisno Laiskodat dalam keterangan tertulis, Rabu (27/2).

Baca Lainnya : Gadis Ini Ajak Selamatkan Lingkungan dengan Tenun Ikat NTT Warna Alam 

Dirinya menjelaskan, pihaknya akan terus mengupayakan tenun ikat NTT diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO. Julie yang juga istri Gubernur NTT Victor Laiskodat dan dikenal sebagai Bunda Tenun NTT juga pernah membawa hasil tenun NTT ke ajang peragaan busana internasional seperti Paris Fashion Week, London Fashion Week, dan New York Fashion Week. Hasil tenun NTT yang Julie tampilkan merupakan karya dari berbagai kelompok tenun di NTT yang dibinanya.

Pada kegiatan Festival Sarung dan Musik NTT yang digelar Dekrasnasda NTT bersama Pemprov NTT, akan diikuti 2.000 peserta dari perangkat daerah Provinsi NTT, 500 perangkat daerah Kota Kupang, 500 TNI/Polri, 500 peserta dari instansi vertikal, 500 orang dari organisasi wanita, 300 peserta dari kelompok etnis, sebanyak 700 peserta dari BUMD/BUMN, dan 5.000 peserta dari kalangan pelajar serta mahasiswa.

Baca Lainnya : Kisah Sukses Usaha Tenun Ikat NTT Yus dan Dorce Bermodal Rp20 Ribu

Festival yang mengangkat tema “Sarung Tenun Ikat NTT Identitas Budaya, Pemersatu Bangsa” itu akan digelar mulai pukul 06.00 hingga 10.00 Wita.

Selain itu, festival juga akan dimeriahkan tarian yang ditampilkan 1.800 pelajar. Tarian yang dihadirkan adalah tarian massal Flobamora seperti Gawi, Dolo-Dolo Jai dan Tebe. Panitia juga menghadirkan bazar aneka makanan serba kelor dari UMKM, lalu ada instalasi tenun, paduan suara pelajar yang diikuti 2.000 orang, musik tradisional, serta olahraga bersarung. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: